Cilegon, (KBN.COM) – Kota Cilegon menunjukkan keseriusannya dalam mendukung prestasi atlet penyandang disabilitas dengan memasang target masuk tiga besar pada ajang Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPAPERDA) Provinsi Banten 2026. Sebagai tuan rumah, Cilegon bertekad tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan, tetapi juga meraih prestasi membanggakan di arena pertandingan.
Ajang olahraga pelajar disabilitas tingkat Provinsi Banten tersebut resmi dibuka pada Rabu (24/6/2026) di Asa Sport Center Cilegon. Pembukaan berlangsung meriah dan dihadiri langsung oleh Gubernur Banten Andra Soni, jajaran pemerintah daerah, serta ratusan pelajar penyandang disabilitas dari berbagai kabupaten dan kota se-Provinsi Banten.
Wali Kota Cilegon Robinsar menegaskan bahwa PEPAPERDA bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan momentum penting untuk memperkuat kesetaraan dan membuka ruang yang lebih luas bagi atlet penyandang disabilitas dalam mengukir prestasi.
Menurutnya, Pemerintah Kota Cilegon juga tengah mengevaluasi berbagai bentuk dukungan kepada atlet disabilitas, termasuk terkait pemberian bonus prestasi yang diharapkan dapat setara dengan atlet non-disabilitas.
"Kami melihat perjuangan atlet disabilitas tidak kalah berat dengan atlet lainnya. Karena itu, ada keinginan agar penghargaan dan bonus yang diberikan dapat lebih setara. Ini menjadi bagian yang akan kami evaluasi ke depan," ujar Robinsar.
Sebagai tuan rumah, Cilegon menargetkan peningkatan prestasi yang signifikan. Robinsar mengungkapkan hasil capaian atlet disabilitas selama ini menunjukkan tren positif dan bahkan dinilai lebih kompetitif dibandingkan sejumlah cabang olahraga pada ajang pelajar lainnya.
"Kami menargetkan Kota Cilegon bisa masuk tiga besar. Potensi atlet-atlet disabilitas kita cukup besar dan ini harus didukung dengan pembinaan yang berkelanjutan," katanya.
Dalam PEPAPERDA Banten 2026, para atlet akan bertanding di sejumlah cabang olahraga, di antaranya renang, bulu tangkis, atletik, dan cabang lainnya yang telah dipersiapkan oleh panitia pelaksana.
Untuk mencapai target tersebut, Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) akan memperkuat pembinaan atlet, penyediaan sarana olahraga, hingga pendampingan selama proses persiapan pertandingan.
Robinsar juga menyinggung evaluasi yang dilakukan setelah pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) sebelumnya. Hasil evaluasi tersebut menjadi dasar bagi pemerintah untuk memperbaiki berbagai kekurangan dan meningkatkan kualitas pembinaan atlet di Kota Cilegon.
"Kami sudah berkoordinasi dengan Dispora dan KONI untuk melakukan evaluasi menyeluruh. Apa yang menjadi kekurangan akan diperbaiki, baik dari sisi pembinaan, fasilitas maupun peralatan olahraga. Semua program akan disinergikan agar prestasi atlet Cilegon semakin meningkat," tegasnya.
Dengan semangat inklusivitas dan dukungan penuh dari pemerintah daerah, PEPAPERDA Banten 2026 diharapkan menjadi panggung lahirnya atlet-atlet disabilitas berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah hingga tingkat nasional.
(Yan/Red*)

إرسال تعليق