‎Efek Gunung Krakatau Debu Vulkanik, Dinkes Cilegon Buka Layanan Gratis Puskesmas Buka 24 Jam.

              Keterangan Foto: Dr. Ratih Purnamasari                                  (Kepala Dinkes Cilegon)

‎Cilegon, (KBN,COM) - Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas Kesehatan. Pasca terjadinya Gunung anak Krakatau aktif level III (Siaga). Menimbulkan  udara tidak sehat adanya abu vulkanik, yang menyebar seluruh  wilayah kota Cilegon. Membuka layanan kesehatan 24 jam seluruh puskesmas cilegon.

‎Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon Dr. Ratih Purnamasari menjelaskan, bahwa pasca terjadinya Abu Vulkanik Akbiat Gunung Anak Krakatau Aktif Level III (Siaga),  kami tetap melayani IGD 24 jam di seluruh puskesmas yang ada Kota Cilegon.

‎Memberikan himbauan masyarakat Cilegon, Sosialisasi (membuat flyer dinkes dan masing masing puskesmas tentang waspada abu vulkanik, lindungi diri dan keluarga dikirim ke seluruh grup yg dimiliki puskesmas dan dinas kesehatan Cilegon. Kata Dr. Ratna saat konfirmasi Senin, 07/09/2026


‎Ia menambahkan,  sudah lakukan bagi-bagi masker kemarin dan hari ini di masing-masing wilayah puskesmas dan tempat umum seperti pasar, stasiun, pangkalan ojek dan masyarakat yg ditemui yang tidak menggunakan masker.

‎Menindak lanjuti arahan walikota Cilegon, surat edaran kemenkes, dan dinkes lProvinsi Banten, Menyiapkan masker dan obatan sekaligus  bermohon ke prov. Banten untuk tambahan. Menyiapkan tim gerak cepat (TGC) Dinkes dan puskesmas untuk tetap waspada. Ungkap Dr. Ratih


‎Meminta untuk surveilans masing-masing puskesmas lebih ditingkatkan untuk kewaspadaan dini, rapat internal terkait kewaspadaan debu vulkanik dan pelaporannya. Posyandu sementara ditiadakan dulu sampai keadaan situasi benar-benar aman.


‎"Dinas kesehatan cilegon untuk terus memantau perkembangan masyarakat cilegon, memastikan situasi kesehatan masyarakat akibat debu vulkanik. Efek dari pada letusan gunung anak krakatau sangat luar biasa. Segera periksa puskesmas terdekat jika mengalami sakit mata dan pernafasan." Tutup Dr. Ratih



‎(Yan*/Red)

‎ 

Post a Comment

أحدث أقدم