
Cilegon, (KBN,COM)- Pemerintah Kota Cilegon Melalui Dinas Sosial, membagikan bantuan sosial berupa sembako dan uang untuk lansia, kematian. Sebanyak 2133. Rumah Dinas Walikota, Pada Senin, 07/09/2026.
Kegiatan hadiri oleh: Walikota Cilegon Robinsar, Sekda Cilegon A. Aziz Setia Putra, Para OPD Pemkot Cilegon, Baznas Kota Cilegon, Camat, Lurah Dan Ratusan Masyarakat Penerima Manfaat.
Walikota Kota Cilegon Robinsar dalam sambutanya menjelaskan, mengenai penyaluran bantuan sosial (bansos) bagi penyandang disabilitas dan santunan kematian di Kota Cilegon. Sebanyak 2133 melalu Dinas Sosial secara bertahap.
"Memastikan ketepatan sasaran penerima bantuan, verifikasi data masyarakat yang belum terdata, serta komitmen pemerintah daerah untuk tetap memprioritaskan anggaran bansos meskipun terdapat pemotongan anggaran dari pemerintah pusat." Kata Robinsar
Meskipun anggaran Pemerintah Kota Cilegon dipotong oleh pusat sebesar Rp240–250 miliar, anggaran untuk bantuan sosial dipastikan tidak akan dipotong karena merupakan prioritas utama.
"Robinsar menegaskan, bantuan harus tepat sasaran, sesuai regulasi, dan dapat dipertanggungjawabkan. Pemerintah Kota Cilegon berkomitmen untuk tidak memotong anggaran bantuan sosial meskipun terjadi efisiensi anggaran di sektor lain." Tegasnya
Instruksi kepada Kepala Dinas Sosial untuk melakukan verifikasi ulang terhadap 1.977 data penerima guna memastikan masyarakat yang berhak namun belum terdata dapat segera dimasukkan.
"Penegasan bahwa bantuan sosial adalah bentuk kehadiran pemerintah untuk membantu kebutuhan dasar dan roda perekonomian masyarakat." Pungkas Robinsar
Intruskikan kepada Camat dan Lurah sekota cilegon, untuk Memfasilitasi masyarakat yang tidak mampu dan membutuhkan bantuan agar segera terdata dan mendapatkan haknya.
"Ia menambahkan pada Sekda cilegon dan OPD BPKAD, untuk memastikan penganggaran bantuan sosial dilakukan secukupnya sesuai dengan kebutuhan riil di masyarakat." Ujar Robinsar
Sementara Kepala Dinas Sosial Cilegon Lia Nurlia Mahatma menjelaskan, bahwa dinas sosial kota cilegon sudah menggangarkan untuk lansia dan disabilitas sebesar Rp. 2.1300.000. (Dua Milyar Seratus tiga puluh Tiga Juta Rupiah)
"Sedangkan bantuan peruntuk kematian sebesar 624.000.000. (Enam Dua Puluh Empat Juta Rupiah). Bantuan Bansos hari ini tadi sudah dipertegas ya oleh Pak Walikota, bahwa hari ini sasaran kami adalah kaitan dengan hibah Bansos yang memang kami sudah rencanakan tahun sebelumnya." Kata Liaa
Jadi jumlahnya yang tadi keseluruhan diantaranya: Lansia 1.977, disabilitas 156, dan santunan kematian di 312. untuk santunan bantuan sosial dan disabilitas sama Lansia hari ini simbolis, kami lanjut besok untuk penyaluran secara menyeluruh.
"Lia menambahkan, sebetulnya memang Dinas Sosial Cilegon juga ada santunan anak yatim yang memang sudah dilakukan ya sebelumnya di pas Muharram. pada prinsipnya untuk tahun sekarang insya Allah bantuan sosial bisa tersalurkan. Kalaupun misalnya ada pengurangan daripada sasaran, itu tadi kaitan dengan orang itu sudah meninggal." Tegasnya
Adapun masalah desil, bagi masyarakat Cilegon desil naik namun kategori miskin bukan dari dinsos, melainkan kewenangan pusat kementrian sosial bekerjasama dengan BPS. Jika untuk menurunkan desil silahkan bisa langsung ke kelurahan atau dinas sosial untuk bisa bantu, namun proses 3 bulan untuk tetap bersabar.
"Dinas sosial cilegon untuk anggaran tahun 2027, sudah mengusulkan kaitan dengan hibah bansos kembali. Untuk perubahan data bisa menyesuaikan nanti apabila ada penambahan sesuai syarat ketentuan." Tutup Lia
(Yan*/Red)
إرسال تعليق