Kodim 0623 Cilegon Resmikan Jembatan Perintis di Pabean, Petani Kini Tak Perlu Seberangi Sungai


Cilegon, (KBN.COM) –
Upaya memperkuat akses infrastruktur di wilayah pedesaan kembali dilakukan Kodim 0623/Cilegon. Melalui program yang disebut sebagai bagian dari dukungan terhadap agenda pembangunan Presiden Prabowo Subianto, Kodim 0623/Cilegon meresmikan jembatan perintis di Link Pabean RW 05, Kelurahan Pabean, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon, Jumat (10/7/2026).


Jembatan tersebut dibangun untuk membantu mobilitas warga, khususnya para petani yang selama ini harus menyeberangi sungai untuk menuju area persawahan. Kehadiran jembatan ini diharapkan menjadi solusi atas keterbatasan akses yang selama bertahun-tahun dirasakan masyarakat setempat.


Peresmian jembatan dihadiri unsur pemerintah dan masyarakat, mulai dari Lurah Pabean, Sekretaris Kecamatan Purwakarta, Babinsa Pabean, tokoh masyarakat, RT/RW, Karang Taruna, hingga para petani yang menjadi penerima manfaat langsung dari pembangunan tersebut.


Mewakili Kodim 0623/Cilegon, Danramil Merak Mayor Mudjayin menyampaikan bahwa pembangunan jembatan perintis ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung pemerataan pembangunan infrastruktur desa, khususnya yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.


Menurutnya, keberadaan jembatan ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan bentuk nyata kepedulian negara terhadap kebutuhan warga di tingkat akar rumput, terutama masyarakat tani yang menjadi penopang ketahanan pangan.


“Jembatan ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah dalam membantu masyarakat, khususnya petani, agar aktivitas menuju sawah menjadi lebih mudah, aman, dan efisien,” ujar Mayor Mudjayin.


Ia berharap jembatan tersebut bisa memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Kelurahan Pabean. Sebab, akses yang lebih baik diyakini akan berdampak langsung pada kelancaran aktivitas pertanian, distribusi hasil panen, hingga produktivitas ekonomi warga.


Mayor Mudjayin juga mengingatkan pentingnya menjaga fasilitas umum yang telah dibangun pemerintah agar manfaatnya bisa dirasakan dalam waktu lama. Ia meminta masyarakat bersama-sama merawat jembatan tersebut sebagai aset bersama yang sangat vital bagi aktivitas desa.


“Berbagai kajian menunjukkan kemajuan suatu daerah sangat ditentukan oleh kualitas konektivitas, tingkat kepercayaan sosial, serta kemampuan masyarakat membangun kerja sama kolektif. Karena itu, pembangunan infrastruktur menjadi fondasi penting bagi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.


Dari sisi masyarakat, pembangunan jembatan itu disambut penuh antusias. Perwakilan petani Kelurahan Pabean, Subro, mengaku bersyukur atas hadirnya jembatan perintis yang selama ini sangat dibutuhkan warga, terutama petani yang setiap hari harus menuju lahan pertanian.


Ia menuturkan, sebelum jembatan dibangun, petani kerap mengalami kesulitan karena harus melewati aliran sungai untuk sampai ke sawah. Kondisi itu tidak hanya menghambat mobilitas, tetapi juga berisiko terhadap keselamatan warga, terutama saat debit air meningkat.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kodim 0623/Cilegon dan semua pihak yang telah membantu pembangunan jembatan ini. Bagi kami, ini sangat berarti karena selama ini akses menuju sawah memang menjadi kendala utama para petani,” ujar Subro.


Ia menegaskan, masyarakat siap menjaga dan merawat jembatan tersebut agar tetap kokoh dan dapat digunakan dalam jangka panjang. Menurutnya, pembangunan seperti ini menjadi bukti bahwa kehadiran negara benar-benar dirasakan hingga ke tingkat desa.


Subro juga berharap sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat terus terjalin dalam pembangunan wilayah, terutama untuk mendukung akses infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan ekonomi warga desa.


“Tujuan besar pembangunan bangsa adalah menghadirkan kehidupan yang layak bagi masyarakat, baik melalui infrastruktur maupun penguatan ekonomi desa. Jembatan ini menjadi bagian dari harapan itu,” pungkasnya.


(Yan/Red*)

Post a Comment

أحدث أقدم