Terpilih di MUNAS III, Bahrul Ulum Tegaskan IKA UIN SMH Banten Bukan Milik Kelompok Tertentu


Serang, (KBN.COM)
— Musyawarah Nasional (Munas) III Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten menetapkan Bahrul Ulum sebagai Ketua Umum periode 2026–2031. Pemilihan berlangsung dalam forum Munas yang digelar di Gedung Serba Guna DPRD Provinsi Banten, Sabtu, 16 Mei 2026.


Munas yang mengangkat tema “Memperkuat Eksistensi Alumni dalam Pembangunan Nasional” itu dihadiri perwakilan alumni dari 35 angkatan, mulai lulusan 1972 hingga 2022. Kehadiran lintas generasi tersebut memperlihatkan upaya organisasi alumni menjaga soliditas di tengah perubahan sosial dan tantangan era digital.


Ketua Pelaksana Munas III IKA UIN SMH Banten, Anta Wiguna Sarko, mengatakan agenda tersebut bukan sekadar pergantian kepengurusan. Menurut dia, forum alumni memiliki posisi strategis untuk memperkuat kontribusi lulusan perguruan tinggi dalam pembangunan daerah maupun nasional.


“Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap almamater masih sangat kuat. Ini terlihat dari keterlibatan alumni lintas generasi dalam Munas kali ini,” kata Anta.


Ia menilai alumni UIN SMH Banten perlu mengambil peran lebih luas, tidak hanya sebagai jejaring nostalgia kampus, tetapi juga menjadi kekuatan intelektual dan sosial di tengah masyarakat.


Selain sidang pleno dan pemilihan ketua umum, Munas juga membahas sejumlah program strategis organisasi, penguatan jaringan profesi alumni, serta rencana kolaborasi dengan kampus.


Dalam pidato perdananya, Bahrul Ulum menekankan pentingnya menjaga organisasi alumni tetap inklusif dan terbuka bagi seluruh kalangan. Ia menyebut IKA UIN SMH Banten tidak boleh didominasi kepentingan kelompok tertentu.


“IKA UIN SMH Banten bukan milik satu orang dan bukan milik satu kelompok. Yang harus dikedepankan adalah persatuan dan kolaborasi lintas generasi,” ujar Bahrul.


Menurut dia, tantangan organisasi alumni pada era digital semakin kompleks. Karena itu, kata dia, solidaritas dan kerja sama antargenerasi menjadi modal penting agar alumni tetap relevan serta mampu memberi kontribusi nyata terhadap kampus dan masyarakat.


Bahrul juga menegaskan kepemimpinan di tubuh IKA tidak boleh dimanfaatkan untuk kepentingan pragmatis atau keuntungan kelompok. Ia menyatakan fokus kepengurusan lima tahun ke depan diarahkan pada penguatan kontribusi alumni terhadap pengembangan kampus.


“Dedikasi kami hanya satu, bagaimana alumni bisa memberikan kontribusi positif dan nyata bagi kampus tercinta,” katanya.


Ia mengatakan dalam waktu dekat tim formatur akan menyusun struktur kepengurusan baru dan membangun komunikasi dengan rektorat UIN SMH Banten guna memperkuat sinergi antara kampus dan alumni.


Menutup sambutannya, Bahrul menyampaikan apresiasi kepada para senior, guru besar, dan alumni lintas angkatan yang hadir dalam Munas di tengah libur panjang akhir pekan.


“Amanah ini akan kami jalankan untuk kemajuan organisasi lima tahun ke depan,” ujar Bahrul.


(Yan/Red*)

Post a Comment

أحدث أقدم