Pemkot Cilegon Matangkan Persiapan Haji 2026: 760 Jamaah Siap Berangkat, Layanan Dioptimalkan


Cilegon, (KBN.COM) -
Pemerintah Kota Cilegon mulai memanaskan mesin persiapan keberangkatan jamaah haji tahun 1447 H/2026 M. Tak sekadar administratif, langkah yang ditempuh kini mengarah pada optimalisasi menyeluruh—dari kesiapan fisik hingga kematangan spiritual calon tamu Allah.


Melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda, Pemkot memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai koridor aturan sekaligus mengedepankan kenyamanan jamaah. Tahun ini, sekitar 760 calon jamaah haji asal Cilegon tercatat akan berangkat, termasuk jamaah mutasi dari sejumlah daerah lain.


Kepala Bagian Kesra Setda Kota Cilegon, Rahmatullah, menegaskan bahwa seluruh jamaah tetap mendapatkan fasilitas dan pelayanan sesuai prosedur yang berlaku.


“Total sekitar 760 jamaah, termasuk mutasi dari daerah lain. Semuanya tetap kami fasilitasi sesuai ketentuan,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).


Namun, angka bukan satu-satunya fokus. Di balik itu, ada kerja senyap lintas sektor yang terus digencarkan. Pemkot menggandeng berbagai instansi untuk memastikan setiap detail persiapan benar-benar matang sebelum keberangkatan.


Manasik haji, misalnya, telah difasilitasi oleh Kementerian Agama Kota Cilegon sebagai bekal utama pemahaman ibadah di Tanah Suci. Sementara itu, aspek kesehatan tak luput dari perhatian. Dinas Kesehatan Kota Cilegon turun tangan langsung melalui vaksinasi dan pemeriksaan kesehatan menyeluruh.


Langkah ini bukan formalitas. Ini soal memastikan jamaah berangkat dalam kondisi prima—fisik kuat, mental siap.


“Manasik sudah berjalan, vaksinasi dan pemeriksaan kesehatan juga difasilitasi. Insya Allah seluruh jamaah siap dan aman diberangkatkan,” lanjut Rahmatullah.


Di lapangan, kesiapan itu mulai terasa. Salah satu calon jamaah, Surita, mengaku telah menjalani hampir seluruh rangkaian tahapan yang diwajibkan. Ia kini hanya menunggu satu sesi manasik terakhir sebelum berangkat.


“Alhamdulillah sudah ikut manasik dan pemeriksaan kesehatan. Tinggal satu tahapan lagi,” katanya.


Berdasarkan jadwal, jamaah haji asal Cilegon akan mulai diberangkatkan pada 5 Mei 2026 dalam gelombang pertama. Waktu yang tersisa kini dimanfaatkan maksimal untuk memastikan tak ada celah dalam persiapan.


Pemkot Cilegon tampaknya tak ingin sekadar melepas keberangkatan. Ada komitmen kuat untuk terus mendampingi jamaah sejak pra-keberangkatan hingga benar-benar siap menapaki Tanah Suci.


Di tengah keterbatasan dan tantangan teknis, pendekatan ini menjadi sinyal: pelayanan publik tak berhenti di meja birokrasi. Ia harus hadir hingga ke titik paling personal—termasuk dalam perjalanan spiritual warganya.


(Yan/Red)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama