Cilegon, (KBN.COM) – Di tengah banjir yang kembali merendam sejumlah wilayah di Kota Cilegon, kepedulian sosial dari kalangan pemuda muncul ke permukaan. Karang Taruna Kota Cilegon turun langsung ke lokasi bencana untuk meninjau kondisi warga sekaligus menyalurkan bantuan, Minggu, 8 Maret 2026.
Aksi sosial tersebut dilakukan di beberapa titik terdampak banjir, di antaranya wilayah Masigit, Kelurahan Kotasari, serta Lingkungan Kruwuk, Kelurahan Rawa Arum, Kecamatan Grogol. Di lokasi ini, genangan air dilaporkan cukup tinggi hingga membuat aktivitas warga lumpuh.
Kehadiran Karang Taruna Kota Cilegon juga diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Cilegon, Camat Grogol, serta para lurah setempat yang turun langsung meninjau kondisi masyarakat.
Ketua Karang Taruna Kota Cilegon, Edi Firmansyah, mengatakan bahwa pihaknya bergerak cepat setelah melihat intensitas hujan tinggi yang mengguyur Cilegon dalam beberapa jam hingga menyebabkan banjir di sejumlah wilayah.
“Hari ini kami dari pengurus Karang Taruna Kota Cilegon secara spontan turun langsung ke lapangan untuk meninjau titik-titik banjir. Di Kecamatan Grogol sendiri, banjir terjadi di wilayah Masigit Kelurahan Kotasari serta Lingkungan Kruwuk di Kelurahan Rawa Arum,” ujar Edi di lokasi.
Menurutnya, kondisi paling parah terjadi di Lingkungan Kruwuk. Di kawasan tersebut, ketinggian air dilaporkan mencapai dada orang dewasa sehingga memaksa sebagian warga bertahan di rumah sambil menunggu air surut.
Edi juga menyebut terdapat dugaan tanggul di sekitar permukiman warga mengalami kerusakan atau jebol sehingga memperparah luapan air yang masuk ke pemukiman.
“Air cukup tinggi di Kruwuk, bahkan mencapai dada orang dewasa. Ada dugaan tanggul di sekitar area ini jebol sehingga air dengan cepat masuk ke pemukiman warga,” jelasnya.
Di tengah situasi darurat itu, pemerintah daerah disebut telah mengambil langkah cepat. Wali Kota Cilegon, kata Edi, telah menginstruksikan para camat dan lurah untuk segera berkoordinasi dengan pihak industri yang berada di sekitar wilayah terdampak agar turut membantu penanganan banjir dan meringankan beban warga.
Tak hanya meninjau kondisi lapangan, Karang Taruna Kota Cilegon juga menyalurkan bantuan makanan kepada warga yang terdampak banjir. Bantuan tersebut berupa ratusan paket nasi yang disiapkan khusus untuk sahur bagi warga yang tengah menjalani ibadah Ramadan di tengah situasi bencana.
“Hari ini kami juga mendistribusikan ratusan nasi untuk sahur sebagai bentuk kepedulian kami kepada masyarakat yang terdampak banjir. Semoga bantuan sederhana ini bisa sedikit membantu warga,” kata Edi.
Sementara itu, Camat Grogol, Jajat Sudrajat, mengapresiasi langkah cepat dan kepedulian yang ditunjukkan Karang Taruna Kota Cilegon dalam membantu warga yang terdampak banjir.
Menurutnya, keterlibatan pemuda dalam situasi darurat seperti ini menjadi bukti bahwa solidaritas sosial di tengah masyarakat masih sangat kuat.
“Ini bentuk nyata kepedulian pemuda terhadap masyarakat dan lingkungannya. Kami tentu sangat mengapresiasi langkah Karang Taruna yang cepat turun membantu warga,” ujar Jajat.
Di tengah banjir yang kembali menjadi persoalan tahunan di sejumlah wilayah Cilegon, gerakan sosial seperti yang dilakukan Karang Taruna menjadi pengingat bahwa solidaritas masyarakat tetap menjadi kekuatan utama saat bencana datang.
Karang Taruna Kota Cilegon pun berharap aksi kepedulian ini dapat menggerakkan berbagai elemen masyarakat, termasuk dunia usaha dan pemerintah, untuk bersama-sama memperkuat solidaritas sosial serta menghadirkan solusi nyata bagi warga yang terdampak banjir.
(Yan/Red*)

إرسال تعليق