Ramadan Ceria 2026, BAZNAS Cilegon Santuni 860 Anak Yatim di CCM, Total Penyaluran Tembus Rp1,2 Miliar


Cilegon, (KBN.COM)
– Ramadan bukan sekadar bulan ibadah, tapi juga momentum memperkuat solidaritas sosial. Hal itu tercermin dalam program Ramadan Ceria 2026 yang digelar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cilegon dengan menyalurkan santunan kepada 860 anak yatim dari berbagai kecamatan.


Kegiatan yang dipusatkan di Lantai 4 Cilegon Center Mall (CCM) itu resmi dibuka oleh Wali Kota Cilegon Robinsar, Rabu (25/2/2026), dan akan berlangsung hingga 18 Maret 2026.


Menggelar santunan di pusat perbelanjaan modern bukan tanpa alasan. Ini adalah strategi mendekatkan layanan zakat ke ruang publik yang lebih luas, sekaligus memperluas literasi dan partisipasi masyarakat dalam berzakat.


Robinsar menegaskan bahwa peran BAZNAS kini semakin strategis, terutama di tengah tantangan fiskal yang dihadapi daerah. Menurutnya, zakat bukan hanya kewajiban keagamaan, tetapi juga instrumen sosial yang konkret untuk mengurangi kesenjangan.


“Pengelolaan zakat yang profesional dan inovatif mampu memperkuat jaring pengaman sosial masyarakat,” ujarnya.


Ia menilai, ketika zakat dikelola secara terstruktur dan transparan, dampaknya bukan hanya sesaat. Zakat bisa menjadi kekuatan ekonomi umat yang berkelanjutan. Pemerintah Kota Cilegon pun memastikan dukungan penuh terhadap program-program sosial dan pemberdayaan yang dijalankan BAZNAS.


Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Prof. H. Wawan Wahyudin, menekankan pentingnya pengelolaan zakat secara terlembaga agar manfaatnya lebih terarah dan tepat sasaran.


Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan BAZNAS adalah kunci memperluas dampak sosial, khususnya di bulan Ramadan yang identik dengan semangat berbagi.


Ia juga menyoroti program pemberdayaan seperti Z-Mart dan Z-Auto, yang dinilai mampu mendorong kemandirian pelaku usaha kecil. Program tersebut menjadi bukti bahwa zakat tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif.


“Kalau dikelola dengan baik, zakat bisa menjadi motor penggerak ekonomi umat,” tegasnya.


Ketua BAZNAS Kota Cilegon, H. Fajri Ali, menjelaskan bahwa Ramadan Ceria 2026 memiliki skala yang lebih luas dibanding tahun-tahun sebelumnya.


Selama periode 25 Februari hingga 18 Maret 2026, total penerima manfaat diperkirakan mencapai lebih dari 7.000 orang dengan total penyaluran dana hampir Rp1,2 miliar.


Santunan anak yatim menjadi salah satu fokus utama, namun bantuan juga disalurkan dalam bentuk program sosial dan pemberdayaan lainnya.


Langkah menggelar kegiatan di CCM disebut sebagai inovasi untuk memperluas jangkauan penghimpunan zakat. Masyarakat yang beraktivitas di pusat perbelanjaan kini dapat menunaikan zakat, infak, dan sedekah secara lebih mudah dan terintegrasi.


Pihak manajemen CCM menyambut positif kegiatan tersebut. Kehadiran layanan BAZNAS di ruang publik dinilai memberikan kemudahan sekaligus memperkuat atmosfer Ramadan yang penuh kepedulian.


Ramadan Ceria 2026 bukan sekadar seremoni santunan. Ini adalah upaya membangun ekosistem kebaikan—menghubungkan pemerintah, lembaga zakat, dunia usaha, dan masyarakat dalam satu tujuan: kesejahteraan bersama.


Di tengah tantangan ekonomi, gerakan zakat yang terkelola profesional menjadi harapan baru. Bukan hanya membantu yang membutuhkan hari ini, tetapi juga membuka jalan kemandirian di masa depan.


Ramadan pun menjadi lebih dari sekadar ritual tahunan—ia menjelma menjadi energi sosial yang nyata bagi Kota Cilegon.


(Yan/Red*)

Post a Comment

أحدث أقدم