Festival Partisipasi Pembangunan Daerah Cilegon Angkat Potensi Ekonomi Industri dan Maritim


Cilegon, (KBN.COM)
— Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Cilegon kembali menunjukkan peran strategisnya dalam mendorong pembangunan daerah melalui Festival Partisipasi Pembangunan Daerah bertema “Potensi Ekonomi Cilegon sebagai Kota Industri dan Maritim”. Kegiatan ini digelar di Aula DPRD Kota Cilegon, Jumat (30/01/2025), dan diikuti puluhan mahasiswa serta pelajar dari berbagai institusi di Kota Cilegon.


Forum ini menjadi ruang dialog terbuka bagi generasi muda untuk menuangkan gagasan, kritik, dan rekomendasi kebijakan terkait masa depan ekonomi Cilegon sebagai kota berbasis industri dan kemaritiman.


Ketua Pelaksana kegiatan, A. Zhillu Burhanudin, menegaskan bahwa festival ini merupakan bentuk nyata partisipasi mahasiswa dalam pembangunan daerah.


“Ini bukan sekadar diskusi biasa. Ini adalah ruang partisipasi aktif generasi muda dalam memikirkan dan merancang masa depan industri dan maritim Cilegon. Semua peserta diberi ruang menyampaikan ide melalui mimbar bebas, sehingga gagasan dapat tumbuh secara demokratis dan kritis,” ujar Zhillu.


Menariknya, setiap gagasan peserta dinilai langsung oleh dewan juri yang terdiri dari lintas sektor, yakni Saiful Bahri (Akademisi UIN SMH Banten), Nurdin (Akademisi Al-Khairiyah), serta Malin Hander Joni dari PT Indorama Petrochemical yang juga merupakan alumni HMI. Kolaborasi ini menunjukkan keterhubungan dunia akademik, industri, dan gerakan mahasiswa dalam satu ekosistem pembangunan.


Zhillu menjelaskan bahwa ekonomi maritim memiliki spektrum yang luas, mulai dari perikanan, pariwisata bahari, energi kelautan, transportasi laut, hingga industri galangan kapal. Seluruh sektor tersebut, menurutnya, sangat relevan dengan karakter Cilegon sebagai kota pesisir dan pusat industri nasional.


Sementara itu, dari sisi industri, Zhillu mengutip Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian yang menegaskan bahwa industri adalah segala bentuk pengolahan sumber daya yang menghasilkan nilai tambah, termasuk jasa industri. Hal ini menjadi dasar kuat bahwa industri maritim di Cilegon bukan sekadar potensi, tetapi sudah menjadi pilar ekonomi yang harus terus dikembangkan secara berkelanjutan.


“Kami berharap kegiatan ini memberi manfaat konkret bagi pengembangan ekonomi daerah, khususnya sektor industri dan maritim yang menjadi identitas Cilegon,” tegasnya.


Senada dengan itu, Ketua Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah HMI Cilegon, Alfa Alfariji, menyebut bahwa kegiatan ini adalah bagian dari komitmen HMI untuk terlibat langsung dalam proses pembangunan.


“Cilegon memiliki industri besar dan kekuatan kemaritiman. Sudah seharusnya ini berdampak pada kemajuan ekonomi dan kualitas sumber daya manusia. HMI siap berdiskusi dan berkontribusi jika diminta, baik oleh sektor industri maupun melalui Pemerintah Kota Cilegon,” kata Alfa.


Lebih jauh, Alfa menegaskan bahwa HMI Cabang Cilegon ingin menghadirkan sebuah ruang akademik yang produktif, tempat lahirnya gagasan, analisis, dan rekomendasi kebijakan dari mahasiswa dan generasi muda.


“Kami meyakini ide-ide besar lahir dari keberanian untuk berpikir dan menulis secara jujur serta bertanggung jawab. Festival ini bukan semata lomba, tetapi sarana pembelajaran kolektif untuk membangun tradisi intelektual dan memperkuat arah kebijakan pembangunan daerah,” ungkapnya.


Alfa juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, peserta, dan dewan juri yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk menyukseskan kegiatan tersebut.


Melalui Festival Partisipasi Pembangunan Daerah ini, HMI Cilegon menegaskan bahwa mahasiswa bukan hanya penonton dalam dinamika pembangunan, melainkan aktor penting yang siap memberi warna bagi masa depan Cilegon sebagai kota industri dan maritim yang maju, inklusif, dan berdaya saing.


(Yan/Red*)

Post a Comment

أحدث أقدم