Kerap Makan Korban, Dishub Cilegon Akan Tutup U-Turn Berbahaya di JLS ‎



‎CILEGON, (KBN,COM) - Angka kecelakaan lalu lintas di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kota Cilegon kembali menelan korban jiwa.
‎
‎Menyikapi kejadian tersebut, Kepala Bidang Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Dishub Kota Cilegon, Faturohman, turun langsung meninjau lokasi kecelakaan pada hari ini.
‎
‎Faturohman menjelaskan, dalam beberapa minggu terakhir sudah terjadi sudah 3 kali kecelakaan fatal di jalur tersebut. Ia menyebut salah satu titik rawan berada di putaran balik atau U-Turn yang berdekatan dan kontur jalannya menurun.
‎
‎"Hasil survei kami, memang ada beberapa U-Turn yang berdekatan dan jalannya agak turun. Jadi kendaraan sulit mengerem. Saat pengendara roda dua memutar arah, bodi kendaraan belum masuk semua, sehingga terdorong kendaraan dari belakang,"jelas Faturohman. Kamis, (01/09/2026)
‎
‎Fatur menegaskan Terkait langkah antisipasi, Dishub Cilegon bersama Satlantas Polres Cilegon telah melakukan kajian di lapangan. Beberapa U-Turn yang dinilai sangat berbahaya akan ditutup.
‎
‎Selain penutupan U-Turn, Dishub juga akan melakukan sosialisasi dan teguran keras kepada pengemudi truk yang masih bandel melintas di siang hari.
‎
‎"Kami akan terus berikan teguran agar mengurangi kecepatan, apalagi di jam sibuk masyarakat beraktivitas, jam berangkat dan pulang sekolah serta pulang kerja," tambahnya.
‎
‎Dishub juga mengusulkan pemasangan pembatas jalan, double strip, dan garis kejut untuk mengurangi kecepatan kendaraan di JLS.
‎
‎Sementara untuk korban kecelakaan hari ini, korban merupakan warga Link. Larangan, Kota Cilegon. Korban yang meninggal dunia sudah dievakuasi ke RSUD Kota Cilegon (RSKM) dan kendaraan yang terlibat diamankan di Polsek setempat.
‎
‎Dishub mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melintas di JLS, terutama saat akan memutar arah. Sambungnya
‎
‎
‎(Yan*/Red)
‎

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama