CILEGON (KBN,COM) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon memberikan penjelasan terkait penundaan pembayaran honor guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Pemerintah daerah menyebut pembayaran masih menunggu penyelesaian administrasi anggaran melalui mekanisme APBD Perubahan.
Kepala Dindikbud Kota Cilegon, Heni Anita Susila, mengatakan penyesuaian rincian anggaran dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) diperlukan untuk mengakomodasi rencana peningkatan honor guru PPPK paruh waktu.
Pemkot Cilegon menargetkan honor guru dapat meningkat secara bertahap, dari kisaran Rp 675 ribu hingga Rp 1 juta menjadi Rp 1,5 juta, sebelum mencapai Rp 2 juta.
Menurut Heni, rencana kenaikan honor tersebut merupakan inisiatif Wali Kota Cilegon Robinsar sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan tenaga pendidik.
“Kami memahami keresahan dan harapan para guru PPPK paruh waktu terkait pembayaran honor ini. Perlu kami sampaikan bahwa saat ini terdapat tahapan administrasi anggaran yang harus diselesaikan, termasuk penyesuaian rincian anggaran dalam DPA melalui mekanisme APBD Perubahan,” ujar Heni. Rabu, (21/10/2026)
Dindikbud berharap proses penyesuaian anggaran dapat diselesaikan paling lambat akhir Oktober 2026. Setelah tahapan administrasi rampung, pembayaran akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami memohon pengertian dan kesabaran Bapak dan Ibu guru. Pemerintah daerah melalui proses yang sedang berjalan berupaya mengakomodasi peningkatan honor tersebut. Kami berharap seluruh tahapan administrasi dapat diselesaikan sesuai target sehingga pembayaran dapat diproses berdasarkan ketentuan yang berlaku,” katanya.
Meski demikian, target penyelesaian administrasi tersebut belum menjadi kepastian tanggal pencairan honor. Para guru PPPK paruh waktu masih menantikan kejelasan waktu pembayaran, termasuk realisasi kenaikan honor yang direncanakan mencapai Rp 2 juta.
Dindikbud menegaskan, peningkatan kesejahteraan guru menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kota Cilegon.
Pemerintah juga berharap para guru tetap menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dalam memberikan pelayanan pendidikan kepada peserta didik selama proses administrasi anggaran berlangsung.
Kepastian pencairan honor dan realisasi kenaikan gaji kini menjadi hal yang dinantikan para guru PPPK paruh waktu di Kota Cilegon. Sambungnya
(Yan*/Red)

إرسال تعليق