DPRD Cilegon Ingatkan Seleksi Beasiswa Juare Harus Transparan, Jangan Hanya untuk Orang Terdekat


‎CILEGON (KBN,COM) – Anggota DPRD Kota Cilegon dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Ari Muhammad, mengingatkan Pemerintah Kota Cilegon melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) agar menyeleksi penerima Beasiswa Juare secara transparan dan akuntabel.
‎
‎Ari menegaskan, program beasiswa tersebut harus diberikan kepada masyarakat yang benar-benar memenuhi kriteria, bukan hanya orang-orang yang memiliki kedekatan dengan pihak tertentu.
‎
‎“Yang jelas, jangan sampai penerima beasiswa ini hanya dari lingkungan-lingkungan terdekat saja. Seleksi penerima juga harus dilakukan secara serius, siapa yang pantas mendapatkan dan siapa yang tidak,” kata Ari Muhammad. Kamis, (15/10/2026)
‎
‎Ia menyoroti jumlah pendaftar Beasiswa Juare yang disebut telah mencapai sekitar 1.400 orang, sementara kuota yang tersedia hanya berkisar 763 penerima.
‎
‎Menurutnya, jumlah pendaftar yang mencapai dua kali lipat dari kuota tersebut membuat proses penentuan penerima harus dilakukan secara cermat dan terbuka.
‎
‎“Penentuan siapa yang menerima juga harus benar-benar transparan dan akuntabel, supaya bisa dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,” ujarnya.
‎
‎Ari juga mendorong pemerintah daerah untuk mencari peluang penambahan kuota beasiswa, termasuk melalui kerja sama dengan pihak swasta maupun pemanfaatan program tanggung jawab sosial perusahaan atau *corporate social responsibility* (CSR).
‎
‎Meski mengaku tidak membidangi langsung program tersebut di komisi tempatnya bertugas, ia menilai setiap potensi pendanaan yang dapat memperluas akses pendidikan masyarakat perlu diupayakan oleh pihak eksekutif.
‎
‎“Apapun potensi yang bisa dilakukan eksekutif untuk menambah kuota beasiswa, jalankan saja. Mau dari CSR atau dari mana pun. Yang jelas, putra-putri Cilegon berhak mendapatkan pendidikan yang layak,” katanya.
‎
‎Ia menambahkan, perhatian khusus perlu diberikan kepada masyarakat kurang mampu, terutama kelompok ekonomi pada desil 1 hingga desil 5. Selain itu, siswa dan mahasiswa berprestasi juga harus memperoleh kesempatan untuk melanjutkan pendidikan Perguruan Tinggi.
‎
‎Menurut Ari, perluasan akses beasiswa menjadi salah satu upaya agar masyarakat Kota Cilegon dapat memperoleh pendidikan sesuai kebutuhan dan kemampuan ekonominya.
‎
‎Ia berharap Pemerintah Kota Cilegon dapat memanfaatkan berbagai peluang pendanaan dan memperkuat program bantuan pendidikan sehingga semakin banyak putra-putri daerah yang terbantu.
‎
‎“Terutama masyarakat yang tidak mampu dan mereka yang berprestasi, itu juga harus mendapatkan perhatian,” tuturnya.
‎
‎Ari menegaskan, proses seleksi yang terbuka, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan menjadi hal penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan program Beasiswa Juare di Kota Cilegon.
‎
‎(Yan/*Red)
‎

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama