
CILEGON (KBN,COM) – Komunitas Exrider Cilegon bekerja sama dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Cilegon menggelar ajang balap motor dalam rangka memperingati empat tahun perjalanan komunitas tersebut.
Kegiatan yang dikemas dalam Piala Forkopimda Cilegon itu berlangsung di kawasan Jalan Krakatau Junction, Kota Cilegon, Banten, Sabtu-Minggu (3-4 Oktober 2026).
Dengan kombinasi puluhan kelas, hadiah menarik, serta perebutan Piala Forkopimda Cilegon, Daytona UDRM Independent Cup Race 2026 diproyeksikan menjadi magnet bagi komunitas balap dan penonton dari Cilegon maupun daerah lain.
Selain menjadi ajang kompetisi bagi para pembalap, kegiatan tersebut juga diarahkan sebagai wadah penyaluran bakat sekaligus kampanye keselamatan dan ketertiban berlalu lintas.
Ketua Exrider Cilegon, Opik Geo, mengatakan kegiatan balap tersebut digelar secara rutin setiap tahun. Menurutnya, salah satu tujuan kegiatan adalah memberikan ruang bagi para penghobi otomotif untuk menyalurkan kemampuan mereka di lintasan resmi.
"Alhamdulillah kegiatan balap motor ini merupakan agenda tahunan. Kami berharap kegiatan ini bisa mengurangi balap liar di Kota Cilegon," kata Opik.
Ia berharap ajang tersebut dapat menjadi tempat munculnya pembalap-pembalap muda dari Kota Cilegon yang nantinya mampu berkompetisi di tingkat nasional.
"Kami ingin muncul bibit-bibit baru, terutama pembalap usia muda. Kalau ingin menjadi pembalap, tentunya harus dilakukan di tempat dan kompetisi yang sesuai, bukan di jalan raya," ujarnya.
Menurut Opik, peserta yang mengikuti perlombaan tidak hanya berasal dari Cilegon dan wilayah Banten. Peserta datang dari sejumlah daerah di luar provinsi, termasuk Sumatera, Jawa Tengah hingga Jambi.
Total peserta yang mengikuti kegiatan tersebut disebut mencapai sekitar 700 pembalap dari berbagai daerah.
Antusiasme masyarakat juga terlihat dari banyaknya warga yang datang menyaksikan perlombaan. Ajang tersebut sekaligus menjadi hiburan bagi masyarakat Cilegon.
Dari sisi hadiah, panitia menyediakan hadiah dengan nominal yang berbeda untuk sejumlah kelas. Untuk kelas bergengsi seperti RX King, hadiah disebut dapat mencapai Rp50 juta.
Opik mengatakan kegiatan tersebut dapat terlaksana berkat dukungan dan kebersamaan para anggota Exrider serta pihak-pihak yang terlibat.

Sementara itu, Pembina Exrider Cilegon, A Yogie Fahrisal, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara rutin dan mendapat dukungan dari masyarakat maupun pemerintah daerah.
"Kami berharap kegiatan ini bisa terus dilaksanakan setiap tahun. Kalau memungkinkan, ke depan bisa diselenggarakan dua kali dalam setahun," kata Yogie.
Ia juga mengingatkan para penghobi sepeda motor agar tetap mengutamakan keselamatan dan mematuhi aturan lalu lintas.
Menurutnya, masyarakat yang ingin menekuni dunia balap sebaiknya mengikuti perlombaan resmi dengan memenuhi ketentuan dan kualifikasi yang berlaku.
"Kalau ingin masuk ke dunia balap, sesuaikan dengan kriteria dan aturan perlombaan. Jangan melakukan balap di jalan raya," ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah kelas perlombaan dipertandingkan, di antaranya kelas RX King, Beat Karbu dan beberapa kategori lainnya.
Melalui ajang tersebut, Exrider Cilegon berharap semakin banyak talenta muda yang dapat berkembang secara profesional sekaligus membantu menciptakan budaya berkendara yang lebih tertib dan aman di jalan raya.
(Yan*/Red)
إرسال تعليق