
Cilegon, (KBN,COM) - Pemerintah Kecamatan Ciwandan, menghimbau kepada masyarakat khusunya Kecamatan Ciwandan Terdapat 6 kelurahan. Untuk tetap waspada dan siaga serta makai masker, saat ini kondisi erupsi Gunung Anak Krakatau siaga aktif level III mengeluarkan abu vulkanik sangat membahayakan bagi kesehatan.
Camat Ciwandan Agus Ariyadi Mengungkapan himbauan untuk masyarakat terdampak debu vulkanik gunung anak Krakatau, karena sangat berdekatan dengan masyarakat wilayah Ciwandan. Untuk tetap waspada dan siapa serta memakai masker setiap keluar rumah.
"Ia menceritakan ketika kemarin terjadi erupsi Gunung Anak Krakatau, langkah-langkah kami itu yang pertama kami melihat apa istilahnya kondisi di lapangan. yang pertama dari laporan masyarakat terjadi apa ada abu vulkanik. Jadi malam-malam itu di depan-depan rumah itu kayak ada rintik-rintik hujan dari situ langsung saya turun ke lapangan." Ungkap Agus Senin, 08/09/2026
Agus Camat Ciwandan turun ke langsung lapangan, saya cek atas izin Pak Wali Kota, saya langsung menuju ke titik-titik pantai, garis-garis pantai yang bisa kita lihat, salah satunya adalah kampung Tanjung Lanang. Kampung Nelayan, alhamdulillah ombak normal, semua normal, hanya memang mata pedas, mata perih, kata Nelayan.
"Saat laporan masyarakat mendengar langsung kumpul Nelayan malam saat kejadian jam 01.00, masyarakat bilang Pedas matanya perih, memang bukanlah istimewa teman-teman, terus dari situ cek lagi di sebelahnya di Pelindo termasuk di KPS saya crosscheck.
"Agus menegaskan garis pantai semuanya alhamdulillah normal, artinya terjadinya erupsi Anak Krakatau atau cucu Anak semoga tidak sampai berdampak tsunami. Yang diharapkan berdampak tsunami, kan gitu. Hanya memang ya itu tadi debu tadi yang memang menjadi persoalan bagi masyarakat." Tegasnya
Pada saat kejadian langsung koordinasi dengan beberapa industri, alhamdulillah. Salah satunya Krakatau Steel, ya langsung respon, respect, langsung membaikan masker kepada kami di kelurahan-kelurahan dan kelurahan dibagikan kepada masyarakat. Dan saya juga malam itu berkoordinasi dengan Pak Dr. Arief puskemas.
"Dideteksi kalau ada warga yang terkena imbas dari abu vulkanik, tolong segera kasih informasi. Supaya nanti ada langkah-langkah seperti apa bagaimana.
Sudah saya mengimbau baik melalui video, melalui media sosial dan sebagainya sudah dan kepada lurah juga sudah saya kerahkan bagaimana mengantisipasi. Tutup Agus
(Yan*/Red)
Posting Komentar