Meriahkan Perayaan Maulid  Nabi 1488 H, Sebagai Bentuk Kecintaan Rasulullah Saw. Link. Gempol Wetan RW 02.


‎Cilegon, (KBN)- Masyarakat Link. Gempol Wetan RW 03. Memperingati Peringatan Maulid Nabi 1448 H. Sebagai Bentuk kecintaan terhadap Baginda  Rasulloh Muhammad Saw. Minggu, 30/08/2026.

‎Ketua DKM Jami' Ridhallah Ustadz Holison, Menjelaskan menghaturkan terimakasih telah hadir  tamu undangan wabilhusus: Kesepuhan, Para Kyai, Ustadz, Camat, Lurah Pabean Dan Mudzakirin Link. Panasepan, Link. Karang Tengah, Link. Pabean, Link. Pecinan Dan Link. Gempol Kulon.


‎"Kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw. 1448 H. Masjid Jami' Ridhallah Link. Gempol Wetan RW 02. Tak lepas dukungan masyarakat. Sehingga pelaksanaan peringatan maulid bisa berjalan dengan lancar dan khidmat. Semoga apa yang diberikan baikan Materil dan Tenaganya semoga Allah SWT. Membalas berlibat ganda." Kata  Holison


‎Peringatan Maulid Nabi menyimpan histori sejumlah tujuan yang saling berkaitan, mulai dari dimensi spiritual, sosial, hingga edukatif. Semua tujuan ini berpusat pada upaya mendekatkan umat kepada sosok dan ajaran Rasulullah SAW.


‎"Tujuan utamanya adalah mengenang kelahiran Rasulullah SAW sekaligus meneladani akhlak beliau, memperkuat iman dan ketakwaan, menumbuhkan kecintaan kepada Nabi, mempererat ukhuwah, serta mengungkapkan rasa syukur atas kehadiran beliau sebagai rahmat bagi seluruh alam." Tegas Holison


‎Sementara itu Ketua Pelaksana  Sulihan  Mengungkapkan,  Terimakasih sebesar-besarnya kepada semua elemen pemuda dan masyarakat, telah bahu membahu sehingga acara peringatan maulid nabi Muhammad Saw. 1448 H. Bisa berjalan lancar dan tanpa hambatan.


‎"Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw. Atau Perayaan Hari Besar Islam (PHBI). Menjadi momentum persatuan umat Islam dan silaturhami antar tetangga di lingkungan." Ujar Sulihan


‎Ia Menambahkan, Maulid Nabi dapat dipahami dari dua sisi, yakni sebagai peristiwa historis kelahiran Rasulullah dan sebagai tradisi keagamaan yang berkembang di tengah umat. Keduanya bertemu pada satu titik, yaitu penghormatan dan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.


‎"Peringatan Maulid Nabi diwujudkan dalam beragam tradisi khas yang sarat makna. Akulturasi dakwah dengan budaya lokal melahirkan perayaan seperti Membaca Tawasul, Baca Dzikir  Maulid, Doa  dan Pembuatan Panjang Maulid." Pungkas Sulihan



‎(Yan*/Red)



Post a Comment

أحدث أقدم