Cilegon, (KBN,Com) – Ketua Tim Penggerak PKK Kota Cilegon Alfi Rizki Aghnia Robinsar mengajak seluruh perempuan di Kota Cilegon untuk terus mengembangkan potensi diri dan menjadikan hobi sebagai peluang usaha.
Seruian itu disampaikan saat menghadiri Seminar dan Workshop Perempuan Kreatif dan Inspiratif “Bloom Beyond Limits” yang digelar DPD KNPI Kota Cilegon di Birdie Cafe and Resto, Rabu 5 Agustus 2026.
Dalam seminar tersebut, Alfi berbagi pengalaman shering membangun usaha di bidang fashion yang dirintis sejak 2017. Usaha yang berawal dari ketertarikannya pada dunia outfit itu kini telah bertahan selama sembilan tahun.
Usaha ini berawal dari hobi saya di dunia fashion. Dari situ saya melihat peluang dan akhirnya memulai usaha pada 2017. Alhamdulillah masih bertahan hingga sekarang, katanya.
Alfi menegaskan kunci kemajuan usaha adalah konsistensi, kemampuan beradaptasi, dan keterlibatan langsung pemilik. Dengan didasari semangat juga belajar sulit untuk melangkah.
Kalau ingin usaha maju dan sukses, jangan hanya mengandalkan karyawan. Pemilik usaha juga harus terjun langsung mempromosikan produk, melayani pembeli, dan terus mengikuti perkembangan, terutama di era digital saat ini, ungkapnya.
Ia juga mendorong generasi muda perempuan di Cilegon untuk tidak ragu memulai usaha. Dari usaha kecil-kecilan, Jika lakukan dengan konsisten semuanya akan berkembang.
Menurutnya, kemandirian ekonomi bisa dicapai dengan kemauan belajar, konsistensi, dan keberanian memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pemasaran.
Jangan takut memulai usaha. Hobi bisa menjadi peluang bisnis kalau dijalankan dengan sungguh-sungguh, konsisten, mau terus belajar, dan memanfaatkan teknologi untuk mempromosikan produk agar usaha terus berkembang, tuturnya.
Ketua DPD KNPI Kota Cilegon Ari Irmawan menyampaikan KNPI bersama Dinas Pemuda dan Olahraga serta Dinas Ketenagakerjaan Kota Cilegon telah menyiapkan program peningkatan keterampilan.
Program itu meliputi pelatihan content creator, barista, dan pelatihan keterampilan lainnya.
Kami sudah siapkan sejumlah program peningkatan keterampilan untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing pemuda di Kota Cilegon,ujarnya.
Selain pelatihan, KNPI juga menggagas program Cilegon Night Market sebagai ruang bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif, sekaligus upaya menghidupkan kembali kawasan City Mall Kota Cilegon. Agenda lain yang disiapkan meliputi latihan kepemimpinan, peringatan Hari Sumpah Pemuda, dan rapat kerja daerah.
Kami ingin mengubah stigma bahwa KNPI tidak hanya berbicara soal politik Praktis. KNPI harus menjadi wadah yang melahirkan pemuda kreatif dan memiliki keterampilan di berbagai bidang, Tutupnya
(Yan/Red)

Posting Komentar