Cilegon, (KBN,COM)– Lahan seluas 45 hektare milik PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM) menjadi salah satu aset strategis yang ditawarkan kepada investor asal Kota Dongguan, Provinsi Guangdong, China. Lahan tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk mendukung pengembangan sektor pelabuhan dan memperkuat investasi maritim di Kota Cilegon.
Peluang kerja sama itu mengemuka dalam pertemuan antara delegasi Pemerintah Kota Dongguan dan Pemerintah Kota Cilegon di Rumah Dinas Wali Kota Cilegon, Jumat, 31 Juli 2026.
Direktur Utama PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM), Muhammad Willy, mengatakan kunjungan delegasi Dongguan masih merupakan tahap awal penjajakan kerja sama. Berdasarkan proposal yang diterimanya, Pemerintah Kota Dongguan berkeinginan menjalin hubungan sister city dengan Kota Cilegon.
“Mereka datang tadi, kalau saya lihat dari proposalnya, ingin menjadi sister city dari Cilegon,” kata Willy.
Menurutnya, sektor pelabuhan menjadi peluang investasi yang paling potensial karena PCM telah memiliki lahan seluas 45 hektare yang siap dikembangkan bersama investor.
“Saat ini yang paling terlihat adalah sektor pelabuhan karena dikombinasikan dengan lahan 45 hektare yang kami miliki. Kami memang membutuhkan investasi dari pihak ketiga untuk pengembangannya,” ujarnya.
Willy mengungkapkan, dalam pertemuan tersebut delegasi Dongguan juga menyoroti kondisi Pelabuhan Tanjung Priok yang mulai mengalami kepadatan. Karena itu, Cilegon dinilai berpeluang menjadi alternatif pengembangan pelabuhan.
“Tadi mereka juga menyampaikan bahwa Tanjung Priok sudah penuh. Mereka melihat Cilegon berpotensi menjadi alternatif,” ucapnya.
Meski demikian, ia menegaskan pembahasan masih berada pada tahap penjajakan. Komunikasi lanjutan akan dilakukan untuk membahas peluang kerja sama secara lebih rinci.
“Ini masih tahap awal. Pembahasan akan dilanjutkan lagi. Belum tahu kapan, tetapi dari komunikasi yang terjalin terlihat mereka cukup berminat,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Willy juga memaparkan berbagai potensi yang dimiliki PT PCM. Menurutnya, delegasi Dongguan memberikan respons positif dan meminta informasi lebih lengkap sebagai bahan pembahasan lanjutan.
“Saya diberi kesempatan mempresentasikan potensi PCM, dan mereka menindaklanjutinya dengan meminta seluruh informasi pendukung,” katanya.
Willy optimistis peluang investasi tersebut dapat direalisasikan, karena kedua belah pihak memiliki keunggulan yang saling melengkapi dan menguntungkan.
“Kami memiliki lahan, sementara mereka memiliki modal, teknologi, dan jaringan perdagangan yang kuat. Jika mereka memutuskan berinvestasi, lahan yang kami miliki sangat siap untuk dikembangkan bersama,” pungkasnya.
(Yan/Red*)

إرسال تعليق