Warga Kampung Nangka Bubur Masih Terisolasi, Akses Jalan Belum Tersentuh Pembangunan


Serang, (KBN.COM) –
Warga Kampung Nangka Bubur, Desa Kedungsoka, Kecamatan Puloampel, Kabupaten Serang, Banten, hingga kini masih menghadapi keterbatasan akses akibat buruknya kondisi jalan menuju wilayah tersebut.


Kampung yang berada di kawasan perbukitan itu hanya dapat diakses melalui jalan setapak yang sempit dan berbatu. Saat musim hujan, jalur tersebut menjadi licin dan sulit dilalui.


Akibatnya, warga harus berjalan kaki lebih dari satu kilometer untuk mencapai jalan utama. Kondisi ini menyulitkan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, mulai dari bekerja, berbelanja kebutuhan pokok, hingga mengakses layanan pendidikan dan kesehatan.


Kesulitan semakin terasa ketika ada warga yang sakit. Kendaraan tidak dapat masuk ke kampung sehingga warga harus menandu pasien melewati medan yang terjal untuk mendapatkan pertolongan medis.


Hal serupa juga terjadi ketika ada warga yang meninggal dunia. Jenazah harus dibawa secara gotong royong oleh warga karena kendaraan tidak dapat menjangkau lokasi.


Selain persoalan akses, warga juga kerap mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih, terutama saat musim kemarau. Keterbatasan transportasi turut menyebabkan harga kebutuhan pokok menjadi lebih mahal dibandingkan daerah lain.


Warga mengaku telah berulang kali menyampaikan usulan pembangunan jalan kepada pemerintah daerah. Namun hingga saat ini belum ada pembangunan yang dirasakan secara langsung oleh masyarakat.


Kepala Desa Kedungsoka, Sahrani Alex, mengatakan pihaknya terus mengajukan usulan pembangunan akses jalan menuju Kampung Nangka Bubur.


"Kami terus mengusulkan pembangunan jalan tersebut. Namun masih terkendala anggaran dan proses administrasi. Padahal kebutuhan masyarakat sudah sangat mendesak," ujarnya, Jumat, 5 Juni 2026.


Warga berharap pemerintah segera merealisasikan pembangunan jalan agar mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah dan akses terhadap layanan dasar dapat terpenuhi.


Bagi warga Kampung Nangka Bubur, jalan yang layak bukan sekadar sarana transportasi, tetapi juga harapan untuk memperoleh akses pendidikan, kesehatan, dan ekonomi yang lebih baik.


(Genta/Red*)

Post a Comment

أحدث أقدم