Cilegon, (KBN.COM) — Ikatan Alumni Al-Khairiyah Karangtengah (IKAMAH) meluncurkan program bertajuk “IKAMAH Menginspirasi” sebagai upaya mendekatkan alumni dengan para santri dan siswa di lingkungan Al-Khairiyah Karangtengah. Kegiatan perdana program ini digelar di Pondok Pesantren Banu Al-Qomar, Karangtengah, Pabean, Purwakarta, Kota Cilegon, Sabtu (31/1/2026).
Koordinator Presidium IKAMAH, Nurdin Sibaweh, mengatakan program ini dirancang sebagai ruang berbagi pengalaman dan motivasi antara alumni dan generasi penerus Al-Khairiyah.
“Melalui program ini, kami ingin alumni hadir untuk menginspirasi dan memberi gambaran nyata bahwa santri Al-Khairiyah juga bisa berkiprah di berbagai bidang,” kata Nurdin.
Dalam peluncuran tersebut, dua alumni dihadirkan sebagai pembicara, yakni Urip Haryantoni, Komisioner KPU Kota Cilegon, dan Dr Hasani Ahmad Said, MA, dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta sekaligus anggota Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat.
Kegiatan itu diikuti lebih dari 300 santri dan siswa dari jenjang MI, MTs, dan MA. Para peserta tampak antusias mengikuti sesi dialog dan tanya jawab dengan para alumni.
Urip Haryantoni dalam pemaparannya mengisahkan perjalanan pendidikannya saat menjadi santri di Pondok Pesantren Nurul Qomar, yang kini dikenal sebagai Al-Baqo. Ia mendorong para santri untuk terus belajar, membangun relasi melalui organisasi dan alumni, serta menjaga sikap rendah hati.
“Kesungguhan dan jejaring pertemanan akan sangat membantu dalam perjalanan hidup,” ujar Urip.
Sementara itu, Dr Hasani Ahmad Said berbagi pengalaman menempuh pendidikan hingga meraih gelar doktor di UIN Jakarta. Ia menekankan pentingnya pendidikan, mimpi, dan restu orang tua sebagai kunci utama meraih keberhasilan.
“Pendidikan memberi kita jalan untuk mengubah hidup. Tetapi harus disertai mimpi dan doa orang tua,” kata Hasani.
Nurdin menambahkan, IKAMAH Menginspirasi akan dilaksanakan secara berkala setiap bulan dengan melibatkan yayasan dan pesantren Al-Khairiyah Karangtengah.
Melalui program ini, IKAMAH berharap para santri dapat mulai menyusun rencana dan tujuan hidup sejak dini, sehingga lebih siap menghadapi tantangan masa depan.
(Yan/Red*)

Posting Komentar