CILEGON, KBN.COM - Pemerintah Kota Cilegon menorehkan capaian positif dalam pengelolaan keuangan daerah sepanjang Tahun Anggaran 2025. Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tercatat melampaui target yang telah ditetapkan, menandai perbaikan kinerja fiskal sekaligus tata kelola pemerintahan di bawah kepemimpinan Wali Kota Robinsar dan Wakil Wali Kota Fajar Hadi Prabowo.
Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi dari Anggota DPRD Kota Cilegon Fraksi Partai Golkar, Ayatullah Khumaeni. Menurutnya, capaian PAD yang melebihi target merupakan indikator penting bahwa roda pemerintahan mulai berjalan lebih tertata dan terukur.
“Capaian PAD yang melampaui target ini patut diapresiasi. Ini menunjukkan kerja pemerintahan yang semakin serius dan terarah. Dengan fondasi ini, saya optimistis kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota ke depan bisa berjalan lebih maksimal,” ujar Ayatullah, Selasa (6/1/2026).
Apresiasi itu disampaikan usai rapat evaluasi pelaksanaan program Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Tahun Anggaran 2025 yang digelar di Aula Setda Pemkot Cilegon. Dalam rapat tersebut, Pemkot juga mencatat Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) sekitar Rp80 miliar, yang salah satunya dipengaruhi oleh realisasi pendapatan daerah yang melampaui target.
Wali Kota Cilegon Robinsar menegaskan, capaian PAD tersebut tidak semata dipandang sebagai keberhasilan administratif atau angka statistik. Lebih dari itu, capaian ini menjadi pijakan strategis untuk memperkuat arah pembangunan Kota Cilegon secara berkelanjutan.
“Capaian PAD ini kami maknai sebagai tanda bahwa sistem pemerintahan mulai bekerja lebih baik. Ke depan, kami ingin membangun Cilegon dengan perencanaan yang presisi, tata kelola yang kuat, dan keberanian untuk berinovasi, agar setiap kebijakan benar-benar memberi nilai tambah bagi masyarakat,” kata Robinsar.
Ia juga menekankan bahwa peningkatan pendapatan daerah harus dibarengi dengan kualitas belanja yang semakin efektif dan berdampak langsung pada kesejahteraan warga.
“Anggaran harus menjadi instrumen perubahan. Bukan sekadar rutinitas administratif, tetapi alat untuk mendorong pertumbuhan, memperkuat pelayanan publik, dan menciptakan kesejahteraan yang berkelanjutan,” tegasnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kota Cilegon, Ahmad Aziz Setia Ade Putra, menjelaskan bahwa realisasi PAD secara keseluruhan berhasil menembus lebih dari 100 persen dari target yang ditetapkan.
“Pendapatan Asli Daerah Cilegon melampaui target. Selain itu, kebijakan efisiensi belanja pemerintah daerah juga turut berkontribusi terhadap terbentuknya SILPA,” jelasnya.
Dengan capaian tersebut, Pemerintah Kota Cilegon menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel, transparan, dan berorientasi pada hasil. Kinerja positif tahun 2025 dijadikan pijakan untuk meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan dan pelayanan publik di tahun-tahun mendatang.
(Yan/Red*)

Posting Komentar