Cilegon, (KBN.COM) – Pemerintah Kota Cilegon terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat konektivitas dan kualitas infrastruktur perkotaan sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi daerah. Melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD), Pemkot Cilegon mengusulkan anggaran sebesar Rp32 miliar kepada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) untuk peningkatan dan penataan ruas jalan strategis di wilayah kota industri.
Usulan ini menjadi bagian dari strategi jangka menengah Pemkot Cilegon dalam membangun infrastruktur yang tidak hanya layak secara fisik, tetapi juga mampu menunjang kelancaran arus logistik dan mobilitas masyarakat. Ruas jalan yang diusulkan merupakan jalur vital yang selama ini menopang aktivitas industri, distribusi barang, serta pergerakan warga.
Program IJD tersebut mencakup tiga pekerjaan utama, yakni peningkatan jalan beton, pembangunan saluran drainase, serta penataan trotoar. Total panjang penanganan mencapai sekitar 2.100 meter, membentang dari kawasan PCI hingga Jembatan Bethsaida—koridor yang dinilai memiliki peran penting dalam konektivitas kawasan industri dan pusat aktivitas kota.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Cilegon, Dendi Rudiatna, menyampaikan bahwa usulan anggaran ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menghadirkan infrastruktur yang aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
“Melalui program Inpres Jalan Daerah dari BPJN, kami mengusulkan anggaran sekitar Rp32 miliar. Rencananya pekerjaan meliputi peningkatan jalan beton, saluran drainase, dan trotoar dengan total penanganan kurang lebih 2.100 meter,” ujar Dendi, Senin (19/1/2026).
Selain ruas utama tersebut, Pemkot Cilegon juga mengusulkan penanganan tambahan pada sejumlah titik yang mulai mengalami penurunan kualitas jalan, seperti di kawasan Krakatau dan ruas di depan diler Honda. Perbaikan ini dinilai penting untuk menjaga kelancaran lalu lintas sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.
Saat ini, seluruh usulan masih dalam proses pembahasan melalui rapat koordinasi dengan BPJN yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon. Pemerintah daerah berharap dukungan penuh dari pemerintah pusat agar program peningkatan infrastruktur ini dapat segera direalisasikan.
“Kami berharap BPJN dapat mengakomodasi usulan-usulan ini. Infrastruktur jalan yang baik akan sangat berdampak pada kenyamanan masyarakat dan kelancaran distribusi barang,” tambahnya.
Melalui percepatan pembangunan infrastruktur jalan, Pemkot Cilegon optimistis konektivitas antarwilayah akan semakin kuat. Di sisi lain, proyek ini juga diharapkan mampu mendukung kelancaran arus logistik, memperkuat aktivitas ekonomi, serta menegaskan posisi Cilegon sebagai kota industri yang terus berbenah, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan pembangunan ke depan.
(Yan/Red*)

Posting Komentar