CILEGON, KBN.COM — Rumah milik Ibu Muriyah (60), warga lanjut usia di Lingkungan Karang Tengah, RT 04, Kelurahan Pabean, Kecamatan Purwakarta, kembali menjadi sorotan setelah atapnya yang rapuh kerap bocor saat hujan turun. Kondisi tersebut memicu perhatian masyarakat.
Dikonfirmasi melalui WhatsApp pada Rabu (26/11/2025), Lurah Pabean, Ahmad Buhari, menjelaskan bahwa pemerintah kelurahan sebenarnya sudah cukup lama mengajukan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Muriyah.
“Pengajuan sudah kami sampaikan jauh-jauh hari ke Dinas Perkim. Kemudian awal November 2025 kembali kami ajukan melalui BAZNAS Cilegon. Semua butuh proses,” ujar Buhari.
Ia menegaskan bahwa setiap persoalan yang muncul di tengah masyarakat—mulai dari normalisasi kali, RTLH, hingga kebutuhan pembangunan lainnya—selalu diteruskan ke instansi terkait. Namun, proses realisasi seringkali bergantung pada ketersediaan anggaran yang terbatas.
“Kami menyadari anggaran program Salira melalui APBD dan Pokmas itu terbatas. Ada lingkungan yang luas, ada RW dengan jumlah penduduk besar. Karena itu kami berharap ke depan RTLH bisa jadi prioritas utama,” jelasnya.
Ahmad Buhari mengimbau warga agar tidak ragu melaporkan persoalan lingkungan ke pihak kelurahan.
“Apapun masalah di lingkungan, silakan lapor ke kami. Pemerintah Kelurahan Pabean siap melayani dan mengajukan setiap kebutuhan masyarakat,” tutupnya.
Kelurahan Pabean sendiri memiliki wilayah cukup luas, salah satunya Lingkungan Karang Tengah yang terdiri dari empat RT dan menjadi lokasi tempat tinggal Ibu Muriyah.
(Rizky/Red*)

Posting Komentar