CILEGON, KBN.COM – Anggota DPRD Kota Cilegon dari Fraksi PDIP, Jansen Hilarius, angkat suara terkait persoalan rumah tidak layak huni (RTLH) di Dapil I Purwakarta–Jombang. Salah satu kasus yang menjadi sorotan adalah kondisi rumah milik Ibu Muriyah (60), janda yang tinggal di Lingkungan Karang Tengah, RT 10/RW 04, Kelurahan Pabean.
Saat dikonfirmasi melalui telepon pada Rabu (26/11/2025), Jansen menilai kondisi rumah warga seperti Ibu Muriyah mencerminkan masih jauhnya kesejahteraan masyarakat dari wajah Kota Cilegon yang dikenal sebagai kota industri dan wilayah proyek strategis nasional (PSN).
“Cilegon ini kota industri, tapi realitas di lapangan tidak sebanding dengan kesejahteraan warga. Masih banyak rumah warga yang tidak layak dan membahayakan, terutama saat cuaca ekstrem seperti hujan deras dan angin kencang,” ujar Jansen.
Jansen juga menyoroti perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kecamatan Purwakarta. Menurutnya, program corporate social responsibility (CSR) seharusnya menyentuh kebutuhan masyarakat lokal, bukan justru dialihkan ke luar wilayah.
“CSR itu harusnya untuk masyarakat sekitar. Jangan dialihkan keluar Purwakarta, apalagi keluar Cilegon,” tegasnya.
Jansen mengungkapkan dirinya telah menghubungi dinas terkait untuk segera turun meninjau kondisi rumah Ibu Muriyah dan sejumlah warga lain yang membutuhkan bantuan RTLH.
Ia menekankan agar program RTLH benar-benar tepat sasaran dan tidak hanya menjadi formalitas di atas kertas.
“Ini soal keselamatan warga ketika hujan dan banjir akhir tahun. Mereka berhak tidur dengan nyaman dan aman. Jangan ada proses yang lambat. RTLH itu bagian dari visi-misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota, jadi harus dilaksanakan,” tutupnya.
(RIzky/Red*)

Posting Komentar