Pria di Merak Diduga Ditusuk Saat Tidur di Bengkel, Keluarga Pertanyakan Sosok Pelaku


‎CILEGON, (KBN,COM) - Peristiwa dugaan penusukan terjadi di bawah Flyover Merak, Kota Cilegon, pada Jumat dini hari, 25 September 2026. Korban bernama Jahidi, yang saat itu tengah beristirahat usai membantu memperbaiki kendaraan di sebuah bengkel.
‎
‎Berdasarkan keterangan keluarga, sebelum kejadian Jahidi baru pulang bekerja dari PT Yuliana Inti Persada. Ia kemudian dihubungi dua rekannya, Nuridin dan Jaiman, untuk membantu memperbaiki mobil milik Perusahaan Alfayan dan langsung bergegas ke lokasi usai Isya.
‎
‎Setelah pekerjaan selesai sekitar pukul 00.30 WIB, Jahidi memutuskan beristirahat dan tidur di bengkel tersebut.
‎
‎Namun sekitar pukul 03.00 WIB, Jahidi diduga ditusuk saat dalam kondisi tertidur. Korban mengalami luka akibat senjata tajam dan sempat mendapat pertolongan.
‎
‎Jaiman yang berada di lokasi mengaku tidak mengetahui pasti siapa pelakunya, karena saat kejadian ia bersama rekan lain sedang memarkirkan mobil.
‎
‎Dugaan sementara yang beredar di lingkungan sekitar menyebut pelaku merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Namun dugaan tersebut belum terverifikasi dan masih menunggu pembuktian dari pihak berwenang.
‎
‎Kasus ini telah dilaporkan ke kepolisian. Keluarga menyebut perkara masih dalam proses penyelidikan dan pembuatan Berita Acara Pemeriksaan (BAP).
‎
‎Hingga kini, keluarga mengaku belum mendapat kejelasan soal identitas dan keberadaan pelaku.
‎
‎Istri korban, Lenawati, mengatakan informasi terkait dugaan pelaku masih simpang siur. Keluarga mempertanyakan apakah benar pelaku merupakan ODGJ atau ada kemungkinan lain yang perlu ditelusuri.
‎
‎Keluarga berharap kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut secara menyeluruh berdasarkan bukti yang ada, agar identitas dan motif pelaku terungkap. Keluarga juga meminta perusahaan bertanggung jawab atas kejadian ini.
‎
‎"Kami berharap tidak ada pihak yang mengambil kesimpulan dulu sebelum ada bukti atau keterangan resmi. Bagi kami kepastian siapa pelaku sangat penting agar diproses sesuai hukum," kata pihak keluarga.
‎
‎Hingga kini keluarga masih menunggu perkembangan penyelidikan dari kepolisian.
‎
‎(Yan*/Red)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama