Pemkot Cilegon Ganti 684 Lampu PJU di JLS, Target Rampung 20 November


CILEGON, (KBN,COM) – Pemerintah Kota Cilegon mengganti 684 lampu penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang Jalan Lingkar Selatan (JLS) dengan teknologi smart LED. Program ini ditujukan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus menekan biaya listrik.


Wali Kota Cilegon Robinsar meninjau langsung proses pemasangan lampu tersebut pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Ia didampingi Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cilegon Heri Suheri, Kepala Bidang Manajemen Rekayasa Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Fatur R. Sadely, serta Kepala UPT PJU Andi Kurniawan.


Robinsar mengatakan, seluruh lampu konvensional di JLS, mulai dari kilometer 1 hingga kilometer 15, akan diganti secara bertahap. Pekerjaan itu ditargetkan rampung pada 20 November 2026.


“Alhamdulillah, kami memantau pemasangan lampu di sepanjang Jalan Lingkar Selatan. Sebanyak 684 lampu akan diganti seluruhnya dengan smart LED,” kata Robinsar.


Selain meningkatkan penerangan jalan, penggantian lampu ini diharapkan mendukung keamanan dan kenyamanan masyarakat, terutama pengendara yang melintasi JLS.


Robinsar mengungkapkan, salah satu persoalan yang menyebabkan sejumlah PJU tidak berfungsi adalah pencurian kabel oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Karena itu, ia meminta masyarakat ikut menjaga fasilitas penerangan jalan yang merupakan aset pemerintah daerah.


“Ini menjadi perhatian bersama. Mari kita jaga aset dan lingkungan kita demi keselamatan bersama,” ujarnya.


Ia juga meminta Dishub memastikan seluruh lampu terpasang dengan baik serta mengoptimalkan pemantauan dari kantor. Dengan sistem tersebut, petugas diharapkan dapat mengetahui kondisi lampu yang menyala maupun mengalami gangguan.


Sementara itu, Kepala UPT PJU Dishub Cilegon Andi Kurniawan mengatakan, pemasangan yang telah berlangsung selama lima hari menghasilkan 125 lampu terpasang dari total target 684 unit. Dengan demikian, rata-rata pemasangan mencapai 25 lampu per hari.


Menurut Andi, teknologi smart LED memiliki fitur auto dimming yang memungkinkan petugas mengatur konsumsi daya lampu sesuai kebutuhan dan kondisi lalu lintas.


“Misalnya, ketika arus lalu lintas tidak terlalu padat, daya lampu yang semula 120 watt bisa diturunkan menjadi 60 watt. Pengaturan ini dapat membantu menekan tagihan listrik,” kata Andi.


Selain penggantian lampu, Dishub juga akan memulihkan jaringan listrik pada titik-titik PJU yang kabelnya hilang akibat pencurian.


Andi mengimbau masyarakat turut mengawasi fasilitas tersebut dan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar jaringan PJU.


“Kami berharap masyarakat ikut menjaga aset pemerintah kota untuk kepentingan bersama. Jika ada hal mencurigakan, segera laporkan kepada kami agar bisa ditindaklanjuti,” ujarnya.

(Yan/Red)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama