300 Atlet Ikuti Bandrong Championship I 2026 di Cilegon, Siapkan Bibit Unggul ke Tingkat Nasional


CILEGON (KBN,COM) – Sebanyak 300 atlet pencak silat tradisional Bandrong dari tingkat sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA) mengikuti Bandrong Championship I 2026 yang digelar DPD Bandrong Kota Cilegon di Aula Serbaguna Al-Khairiyah, Citangkil, Sabtu (24/10/2026).


Kejuaraan yang berlangsung selama dua hari, 24–25 Oktober 2026, ini menjadi ajang pembinaan sekaligus penjaringan atlet potensial untuk meningkatkan prestasi seni bela diri tradisional khas Banten.


Ketua Pelaksana Bandrong Championship 2026, Ibrohim, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kejuaraan perdana tersebut.


“Alhamdulillah, Bandrong Championship pertama ini dapat terlaksana dengan baik. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dan menyukseskan kegiatan ini,” ujar Ibrohim.


Ia berharap kejuaraan tersebut dapat menjadi agenda berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas atlet Bandrong di Kota Cilegon. DPD Bandrong Cilegon juga menargetkan penyelenggaraan kejuaraan serupa pada 2027 dengan cakupan yang lebih luas.


Kegiatan ini dihadiri perwakilan Dinas Kebudayaan Provinsi Banten, Ketua IPSI Banten, jajaran DPW Bandrong Banten, serta pengurus DPD dan DPC Bandrong se-Kota Cilegon.


Ketua DPD Bandrong Kota Cilegon, Mutasim Madyaksa, mengatakan kejuaraan tersebut merupakan bagian dari agenda pembinaan dan pemberdayaan atlet agar mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.


Ia turut menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Kebudayaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon, IPSI, serta kalangan industri yang telah memberikan dukungan terhadap pengembangan Bandrong.


“Kejuaraan ini menjadi salah satu upaya kami untuk membina atlet sekaligus mencari bibit-bibit unggul yang nantinya dapat membawa nama baik Kota Cilegon di tingkat yang lebih tinggi,” katanya.


Mutasim menambahkan, pembinaan atlet juga diarahkan untuk mempersiapkan mereka menghadapi berbagai kompetisi mendatang. Selain itu, Bandrong Cilegon berencana mendukung partisipasi dalam agenda pertandingan budaya di Thailand yang direncanakan berlangsung pada awal 2027.


Sementara itu, Ketua Umum DPW Bandrong Provinsi Banten, Asep Sofatulloh, mengapresiasi inisiatif DPD Bandrong Kota Cilegon dalam menyelenggarakan kejuaraan tersebut.


Menurutnya, Bandrong Championship menjadi langkah penting untuk meningkatkan sumber daya manusia, khususnya generasi muda, sekaligus menemukan atlet-atlet potensial yang dapat dikembangkan untuk berkompetisi di tingkat lebih tinggi.


Asep mengakui, keterlibatan Bandrong dalam berbagai ajang yang diselenggarakan IPSI masih perlu ditingkatkan. Namun, ia optimistis peluang pengembangan Bandrong melalui kompetisi tingkat provinsi akan semakin terbuka.


“Kejuaraan ini sangat positif untuk mencari bibit unggul dan meningkatkan kualitas atlet Bandrong. Kami berharap ke depan Bandrong semakin berkembang dan dapat berpartisipasi lebih luas dalam berbagai kompetisi,” ujarnya.


Bandrong merupakan seni bela diri tradisional yang berasal dari Banten dan menjadi bagian dari warisan budaya daerah. Seni bela diri ini dikenal dengan karakter gerakannya yang cepat dan lincah.


Melalui Bandrong Championship I 2026, pengurus berharap pembinaan atlet dapat berjalan lebih terarah, sekaligus memperkuat pelestarian budaya lokal di tengah perkembangan zaman.


(Fajri*/Red)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama