
CILEGON (KBN,COM) - Tabungan Ukhuwah BPRS Cilegon Mandiri (BPRSCM) tembus Rp 6,7 miliar. Capaian itu diiringi hadiah bagi nasabah.
Program periode 2025-2026 itu diundi bersamaan dengan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Solo, 20-22 Agustus 2026.
Direktur Utama PT BPRS Cilegon Mandiri, Muhammad Yoka Desthuraka mengatakan, dana pihak ketiga yang terkumpul mencapai Rp 6,7 miliar.
"Alhamdulillah, dana pihak ketiga dari masyarakat yang terkumpul di Tabungan Ukhuwah BPRS Cilegon Mandiri mencapai Rp 6,7 miliar," ujar Yoka.
Secara nasional, program Tabungan Ukhuwah menyediakan 61 hadiah hiburan, 1 unit mobil Mitsubishi Xpander sebagai grand prize, 3 paket umrah, dan 3 unit motor Honda Vario.
Khusus nasabah BPRSCM Cilegon, ada empat hadiah lokal yang berhasil dibawa pulang. Rinciannya: satu unit sepeda motor, satu kulkas dua pintu Sharp, satu TV LED Sharp, dan satu sepeda gunung.
Humas BPRS Cilegon Mandiri, Eni Nuraeni, menyebut program ini adalah bentuk apresiasi kepada masyarakat yang mempercayakan dananya.
Menurut Eni yang juga Kepala Cabang Kota Serang, Tabungan Ukhuwah tidak hanya menawarkan hadiah. Nasabah juga mendapat keuntungan tanpa biaya administrasi bulanan dan bagi hasil sesuai ketentuan.
"Tujuannya pertama memberikan apresiasi dalam bentuk hadiah kepada para penabung. Selain menguntungkan, tabungan ini tidak ada biaya administrasi bulanan dan mendapat bagi hasil," kata Eni.
Ia menekankan aspek keamanan. BPRSCM merupakan bank milik Pemda Kota Cilegon dan simpanan nasabah dijamin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sesuai ketentuan.
"Kami tidak bosan-bosannya mengedukasi masyarakat tentang menabung. Bagaimana masyarakat secara bijak menggunakan uang, dengan menghormati uang sebagai aset dan menyisihkannya dalam bentuk investasi ataupun tabungan," ujarnya.
Selain Tabungan Ukhuwah, BPRSCM juga menyediakan tabungan rencana untuk persiapan umrah, pendidikan, pernikahan, dan kurban.
Eni mengimbau masyarakat waspada terhadap investasi bodong.
"Jangan sampai menabung di tempat yang ternyata banknya tidak ada atau diambil tidak bisa, investasi bodong. Ini sangat merugikan dan meresahkan masyarakat. Makanya kami berharap dan mengimbau, ayolah menabung yang aman, yaitu di BPRS Cilegon Mandiri," pungkasnya.
(Yan*/Red)
Posting Komentar