‎DPRD Cilegon Soroti Arah Belanja Perubahan APBD 2026 ‎



‎CILEGON, KBN.COM — DPRD Cilegon meminta perubahan APBD 2026 tidak hanya berfokus pada penyerapan anggaran, tetapi juga pada manfaat nyata bagi masyarakat.


‎Hal itu disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Cilegon terkait pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Raperda Perubahan APBD 2026, Selasa (8/9/2026).


‎Mewakili seluruh fraksi, Hidayatulloh menegaskan bahwa keberhasilan anggaran diukur dari dampaknya, bukan besarnya belanja yang terserap.


‎DPRD akan mengevaluasi postur anggaran agar lebih berorientasi pada hasil, terutama untuk pelayanan dasar, pembangunan, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan sektor industri sebagai penopang ekonomi Cilegon.

     Hidayatulloh, SE. 
(Anggota DPRD Cilegon Fraksi Golkar)
‎Perubahan APBD 2026 juga diharapkan mampu memperkuat ketahanan ekonomi daerah, mengurangi ketergantungan pada faktor eksternal, serta tetap disusun dan dilaksanakan secara transparan dan bertanggung jawab.


‎Turunnya  target laju pertumbuhan ekonomi (LPE) Kota Cilegon tahun 2026 dari yang  yang semula patok 6,08 % turunkan menjadi 5,8 %. Agar penurunan tidak  jadikan tameng  atau strategi birokrasi agar kinerja pemerintah terlihat sukses.


‎Bagi DPRD, anggaran daerah harus menjawab pertanyaan utama: bukan sekadar berapa yang dibelanjakan, tetapi apa manfaatnya bagi masyarakat Cilegon.


‎(Yan/Red*)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama