Dishub Cilegon Tindak Truk Angkutan Tambang, Muatan Wajib Ditutup Terpal

CILEGON, (KBN,COM) – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cilegon menindak sejumlah kendaraan angkutan tambang yang melintas di ruas jalan dalam kota.



‎Penindakan dilakukan menyusul keluhan masyarakat terkait keselamatan pengguna jalan. Warga mengeluhkan truk pengangkut pasir dan batu yang melintas dengan muatan tanpa penutup terpal.


‎Kepala Bidang Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas (Manrek) Dishub Kota Cilegon, Faturohman, mengatakan petugas langsung melakukan pemantauan di sejumlah ruas jalan yang dikeluhkan warga, di antaranya Jalan Kubang Laban dan Pecek.



‎“Makanya kita langsung turun ke jalan. Apa yang jadi keluhan masyarakat kita sampaikan juga kepada sopir truk,” kata Faturohman, Rabu (16/9/2026).



‎Dalam penertiban tersebut, petugas menemukan sejumlah truk yang membawa material tambang dalam kondisi terbuka. Pengemudi kemudian diminta menutup muatan menggunakan terpal.



‎“Karena ada beberapa truk itu yang tidak ditutup terpal, akhirnya kita datangi dan sampaikan agar ditutup terpal,” ujarnya.



‎Selain memastikan muatan tertutup, Dishub Cilegon juga mengimbau kendaraan angkutan tambang tidak melintas pada jam-jam sibuk. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi potensi gangguan terhadap arus lalu lintas serta menjaga keselamatan pengguna jalan.



‎Menurut Faturohman, material pasir yang tidak ditutup berisiko beterbangan akibat terkena angin dan dapat mengganggu pengendara, terutama pengguna sepeda motor. Sementara material batu yang tidak ditutup berpotensi jatuh dan membahayakan kendaraan lain.



‎“Misalnya pasir, dikhawatirkan kalau tidak ditutup kena angin bertebaran, efeknya ke kendaraan roda dua. Apalagi batu, bahaya juga,” tuturnya.



‎Dishub menegaskan, pengusaha tambang maupun pemilik kendaraan bertanggung jawab memastikan material yang diangkut dalam kondisi aman selama perjalanan.



‎“Himbauannya pengusaha tambang atau pemilik kendaraan, angkutan itu wajib ditutup, supaya tidak mengganggu pengguna jalan lain,” tegas Faturohman.



‎Material yang diangkut truk-truk tersebut antara lain pasir dan batu yang berasal dari aktivitas pertambangan.



‎(Yan*/Red)


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama