
Cilegon, (KBN,COM) – Wali Kota Cilegon, Robinsar, menginstruksikan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon membuka layanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
Robinsar mengatakan, kesiapsiagaan layanan kesehatan telah dilakukan sejak awal sebagai langkah antisipasi apabila terjadi dampak erupsi terhadap masyarakat Kota Cilegon.
“Saya instruksikan kepada Dinas Kesehatan untuk membuka pelayanan ketika ada masyarakat yang membutuhkan pelayanan. Sudah standby semua,” kata Robinsar, Senin, 7 September 2026.
Menurutnya, Dinkes Kota Cilegon telah diminta siap menerima masyarakat yang mengalami keluhan berkaitan dengan dampak erupsi.
“Saya suruh buka. Kalau misalnya ada perihal erupsi, Dinkes juga siap untuk menerima pasien. Sudah kami instruksikan dari awal,” Pungkasnya
Robinsar meminta masyarakat tetap waspada terhadap perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Namun, kewaspadaan tersebut tidak perlu disertai kepanikan.
Ia berharap aktivitas vulkanik tersebut segera berakhir sehingga tidak menimbulkan dampak lebih luas terhadap masyarakat.
“Pertama tentunya tetap waspada. Harapannya tidak berlanjut dan segera selesai gejala alam seperti ini,” katanya.
Robinsar juga meminta masyarakat menyiapkan langkah antisipasi sejak dini. Pemerintah Kota Cilegon, kata dia, akan terus memperbarui informasi mengenai perkembangan kondisi Gunung Anak Krakatau.
“Masyarakat tetap tenang, minta juga waspada. Segala bentuk antisipasi harus disiapkan dari sekarang,” ujarnya.
Pemerintah Kota Cilegon juga terus berkomunikasi dengan sejumlah pemangku kepentingan, untuk memastikan informasi perkembangan erupsi dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.
Menurut Robinsar, pembaruan informasi diperlukan agar masyarakat tidak mudah panik menghadapi kondisi tersebut.
“Pemkot Cilegon akan terus berkomunikasi dengan stakeholder terkait, agar masyarakat tidak panik dan tidak melakukan panic buying atau hal-hal yang merugikan,” pungkasnya.
(Yan*/Red)
Posting Komentar