Cilegon, (KBN.COM) – Misteri hilangnya seorang warga Lingkungan Duku Malang, Kelurahan Tegal Bunder, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon, akhirnya terjawab. Setelah lebih dari 40 hari dinyatakan hilang, seorang pria lanjut usia ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan Bukit Keroya pada Minggu (16/8/2026) siang.
Proses evakuasi dilakukan oleh tim SAR gabungan setelah menerima laporan dari warga yang menemukan sesosok jasad di area lereng bukit yang cukup terjal. Temuan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan mendatangi lokasi dan melakukan evakuasi menuju rumah sakit untuk proses identifikasi serta pemeriksaan lebih lanjut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, jasad tersebut diduga merupakan SH (67), warga Lingkungan Duku Malang yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak lebih dari satu bulan lalu. Kabar penemuan itu sontak mengundang perhatian masyarakat setempat yang selama ini terus berharap korban dapat ditemukan dalam keadaan selamat.
Ketua RW Lingkungan Duku Malang, Ayatulloh Marsai, membenarkan bahwa korban yang ditemukan merupakan salah satu warganya yang telah lama dinyatakan hilang.
"Benar, korban merupakan warga kami yang sudah sekitar 40 hari tidak diketahui keberadaannya. Awalnya ada warga yang sedang beraktivitas di sekitar kawasan Tegal dan menemukan sesosok mayat. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada pihak berwajib dan perangkat RT/RW, Malam ini Alm akan sholatkan dan makamkan langsung. ujarnya.
Setelah proses evakuasi selesai, jasad korban dibawa ke RSUD Kota Cilegon untuk dilakukan pemeriksaan medis guna memastikan identitas serta penyebab kematian. Aparat kepolisian bersama tim terkait juga melakukan pendalaman terhadap temuan tersebut sesuai prosedur yang berlaku.
Penemuan ini sekaligus mengakhiri pencarian panjang yang selama beberapa pekan terakhir menjadi perhatian warga Duku Malang. Selama korban dinyatakan hilang, keluarga dan masyarakat setempat terus berupaya melakukan pencarian dengan berbagai cara.
Suasana duka pun menyelimuti lingkungan tempat tinggal korban. Warga berharap almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut.
"Semoga almarhum diterima amal ibadahnya dan ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT. Amin," ucap salah seorang warga.
(Yan/Red*)


Posting Komentar