
Wakil ketua DPD GPEI Banten Johan Singandaru dalam kesempatan ini Menjelaskan, DPD GPEI Banten secara tegas menyampaikan aspirasi terkait kegiatan expor di provinsi Banten, khususnya masalah non migas menjadi sorotan agar segera diwujudkan pelabuhan yg dapat mengakomodir kepentingan exportir di Banten.
Pada tahun 2018 yang lalu sebetulnya banten sudah ditunjuk sebagai pelabuhan alternatif untuk kegiatan expor yakni di kota Cilegon, karena untuk menekan dan mengurai kepadatan pelabuhan yg ada ditanjung priok. Pungkas Johan
Ia Menambahkan, Seperti kita ketahui bersama kegiatan expor barang di Banten cukup banyak, namun minimnya destinasi pelabuhan yang digunakan hanya di pelabuhan tanjung priok dan sekitar, sementara domisili pengusahanya ada wilayah Banten.
Johan Menegaskan, Ini sangat ironi sekali ditengah kondisi fiskal provinsi banten yg kurang baik juga daerah kabupaten dan kota lainnya sehingga daerah harus meningkatkan pendapatan asli daerah untuk mengoptimalisasi anggaran. Tegasnya
Oleh karena itu DPD GPEI Banten telah mengusulkan secara resmi melalui forum Rakernas agar menjadi perhatian pemerintah pusat, guna peningkatan ekonomi lokal dan nasional bisa terjangkau. Tutup Johan
(Yan*/Red)

Posting Komentar