Turnamen Volley Ball Temiang Cup 2026 Meriah, Jadi Wadah Silaturahmi dan Lahirkan Semangat Sportivitas


Cilegon, (KBN.COM) –
Turnamen Volley Ball Temiang Cup 2026 berlangsung meriah di Lapangan Temiang, Kelurahan Lebak Denok, Kota Cilegon, Jumat (10/7/2026). Ajang olahraga yang digelar selama empat hari, 10–13 Juli 2026, itu bukan sekadar kompetisi antartim, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi, hiburan masa libur sekolah, sekaligus wadah pembinaan generasi muda melalui olahraga.


Kegiatan yang dipusatkan di lingkungan Link Temiang tersebut dihadiri Anggota DPRD Kota Cilegon Ayatulloh Khumaeni, Lurah Lebak Denok Nurcholish, unsur masyarakat Link Temiang, serta para peserta Turnamen Volley Ball Temiang Cup 2026. Antusiasme warga terlihat tinggi sejak pembukaan, menandai kuatnya dukungan masyarakat terhadap kegiatan olahraga yang digagas pemuda setempat.


Ketua Pemuda sekaligus Ketua Pelaksana Turnamen, Suparman, mengatakan Temiang Cup 2026 dirancang sebagai ajang kompetisi sehat yang dibarengi semangat kebersamaan antarwarga. Tak hanya mempertandingkan cabang bola voli, kegiatan ini juga disertai santunan yatim sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat sekitar.


Menurut Suparman, turnamen tersebut telah mengantongi izin dari pihak kepolisian dan digelar selama tiga hari dengan total 32 tim peserta menggunakan sistem open tournament. Format itu membuat persaingan dipastikan berlangsung ketat sekaligus menarik perhatian pecinta voli dari berbagai wilayah.


“Turnamen ini kami harapkan bisa menjadi motivasi bagi anak-anak muda, terutama di lingkungan Temiang, agar kembali semangat berolahraga. Kami ingin olahraga menjadi ruang positif bagi generasi muda,” ujar Suparman.


Ia menegaskan, Temiang Cup tidak hanya ditujukan sebagai hiburan masyarakat saat musim libur sekolah, tetapi juga diharapkan menjadi wadah untuk menjaring bibit-bibit atlet voli potensial dari lingkungan sekitar maupun dari Kota Cilegon secara umum. Dengan semakin banyak kompetisi yang digelar di tingkat lingkungan, peluang munculnya atlet muda berbakat diyakini akan semakin besar.


Suparman juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan tersebut, baik dari unsur perusahaan maupun perorangan. Dukungan itu, kata dia, menjadi energi penting bagi panitia untuk menghadirkan turnamen yang tertib, semarak, dan bermanfaat bagi masyarakat.


“Dengan adanya turnamen seperti ini, kami berharap prestasi olahraga voli di Kota Cilegon semakin meningkat dan para pemuda punya kegiatan positif. Untuk juara pertama, saya siapkan hadiah satu ekor kambing,” katanya disambut antusias peserta dan warga yang hadir.


Sementara itu, Anggota DPRD Kota Cilegon Ayatulloh Khumaeni menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya Turnamen Volley Ball Temiang Cup 2026. Ia menilai kegiatan olahraga di tingkat lingkungan seperti ini memiliki dampak sosial yang besar karena mampu menyatukan warga, membangun kebersamaan, dan menanamkan nilai sportivitas di kalangan generasi muda.


Ayatulloh menyebut tingginya animo masyarakat menjadi modal penting bagi suksesnya turnamen. Menurut dia, Temiang Cup berpotensi menjadi agenda olahraga yang bukan hanya dinanti warga sekitar, tetapi juga pecinta voli dari wilayah lain di Cilegon.


“Dengan animo masyarakat yang tinggi, turnamen ini insyaallah akan berjalan sukses dan meriah. Ini bukan hanya ajang kompetisi sehat, tetapi juga wadah silaturahmi bagi pecinta olahraga voli di Cilegon dan sekitarnya,” ujar Ayatulloh.


Ia berharap dari turnamen tersebut akan lahir atlet-atlet bola voli bertalenta, khususnya dari wilayah Kelurahan Lebak Denok. Menurutnya, pembinaan olahraga tidak harus selalu dimulai dari level besar, tetapi bisa tumbuh dari lingkungan masyarakat yang aktif menggelar kompetisi secara rutin dan berkelanjutan.


Ayatulloh juga berpesan agar seluruh peserta, ofisial, dan wasit tetap menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung. Profesionalisme, kata dia, harus menjadi ruh dalam setiap laga agar turnamen berjalan kondusif, fair, dan memberi pengalaman kompetitif yang sehat bagi semua tim.


“Harapan kami, para peserta, ofisial, dan wasit tetap menjunjung sportivitas serta profesional dalam menjalankan pertandingan. Dengan begitu, Temiang Cup bisa menjadi contoh turnamen yang sehat, tertib, dan melahirkan semangat olahraga yang positif,” tuturnya.


Turnamen Volley Ball Temiang Cup 2026 pun diharapkan menjadi momentum kebangkitan olahraga voli di tingkat akar rumput. Lebih dari sekadar pertandingan, kegiatan ini memperlihatkan bahwa olahraga dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi, membangun kepedulian sosial, dan menumbuhkan optimisme lahirnya atlet-atlet muda berprestasi dari Kota Cilegon.


(Yan/Red*)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama