Cilegon, (KBN.COM) — Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di wilayah Suralaya, Kota Cilegon, tahun ini menghadirkan suasana berbeda. Di tengah menurunnya jumlah hewan kurban secara signifikan dibanding tahun sebelumnya, keluarga besar Haji Sahruji justru menunjukkan kepedulian sosial dengan menyalurkan lima ekor sapi kurban kepada masyarakat, Rabu (27/5/2026).
Langkah tersebut mendapat apresiasi luas dari warga. Di saat sebagian masyarakat masih menghadapi tekanan ekonomi, kontribusi keluarga Haji Sahruji dinilai menjadi wujud nyata semangat gotong royong dan solidaritas sosial yang tetap terjaga di momentum Hari Raya Idul Adha.
Penyerahan hewan kurban dilakukan kepada panitia Foker C Suralaya pada Selasa (26/5/2026). Lima ekor sapi yang disumbangkan disebut menjadi salah satu kontribusi terbesar dari satu keluarga pada pelaksanaan kurban tahun ini di lingkungan tersebut.
Ketua Yayasan Bakti Bela Negara (YBBN) yang juga Komisaris Mutiara Kahal, Haji Sahruji, mengatakan ibadah kurban bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bentuk rasa syukur sekaligus sarana berbagi kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, meski kondisi ekonomi sedang tidak mudah bagi banyak masyarakat, kami tetap berusaha menjalankan ibadah kurban dan berbagi dengan warga. Bagi kami, kurban adalah bentuk syukur sekaligus kepedulian sosial,” ujar Haji Sahruji.
Ia menuturkan, keputusan keluarga untuk berkurban lima ekor sapi merupakan hasil musyawarah bersama seluruh anggota keluarga. Menurutnya, momentum Idul Adha juga menjadi sarana pendidikan moral bagi generasi muda agar memahami arti empati, kebersamaan, dan kepedulian terhadap sesama.
“Kami ingin anak-anak dan cucu-cucu kami belajar bahwa rezeki yang diberikan harus membawa manfaat untuk orang lain, terutama bagi fakir miskin, janda, anak yatim, dan warga kurang mampu,” katanya.
Sementara itu, Ketua Foker C Suralaya, M. Nasir, mengaku bersyukur atas kontribusi keluarga Haji Sahruji. Ia menyebut jumlah hewan kurban tahun ini mengalami penurunan cukup drastis dibanding tahun lalu, sehingga bantuan lima ekor sapi sangat membantu kebutuhan distribusi daging kepada masyarakat.
“Ini sangat membantu panitia. Di tengah penurunan jumlah hewan kurban, kontribusi keluarga Haji Sahruji dapat menambah kuota pembagian daging untuk masyarakat,” ujarnya.
Berdasarkan data panitia, kelima sapi tersebut memiliki bobot rata-rata sekitar 300 hingga 350 kilogram. Daging kurban diperkirakan dapat disalurkan kepada ratusan kepala keluarga di wilayah Suralaya dan sekitarnya.
Panitia memastikan proses distribusi dilakukan sesuai syariat Islam, dengan mengutamakan masyarakat yang membutuhkan agar manfaat kurban dapat dirasakan secara merata.
Aksi sosial keluarga Haji Sahruji juga mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat dan warga setempat. Mereka berharap semangat berbagi seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lain yang memiliki kemampuan lebih.
“Semoga menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi keluarga Haji Sahruji. Kami sangat berterima kasih karena masih banyak warga yang terbantu,” kata Ruslan, tokoh masyarakat Suralaya.
Di sisi lain, panitia Foker C Suralaya hingga kini masih membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi menyalurkan hewan maupun bantuan dana kurban guna memaksimalkan pemerataan distribusi daging kepada warga.
Momentum Idul Adha tahun ini pun menjadi pengingat bahwa nilai kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong tetap menjadi kekuatan utama masyarakat di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi.
(Genta/Red*)

Posting Komentar