Cilegon, (KBN.COM) – Momentum bulan suci Ramadhan dimanfaatkan Karang Taruna Kota Cilegon untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus mempererat hubungan dengan pemerintah daerah. Melalui kegiatan buka puasa bersama (bukber) dan diskusi kepemudaan, para pengurus Karang Taruna se-Kota Cilegon berkumpul dalam satu forum untuk memperkuat solidaritas serta menyamakan visi membangun daerah.
Kegiatan tersebut digelar di Aula Sekretariat Karang Taruna Kota Cilegon pada Jumat (6/3/2026). Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan terasa sejak awal acara, menandai kuatnya semangat kebersamaan di tubuh organisasi kepemudaan tersebut.
Acara dipimpin langsung oleh Ketua Karang Taruna Kota Cilegon, Edi Firmansyah, didampingi Bendahara Suhendang dan Sekretaris Rickil Amri. Puluhan pengurus Karang Taruna dari berbagai kecamatan dan kelurahan di Kota Cilegon turut hadir, menunjukkan soliditas organisasi hingga ke tingkat akar rumput.
Tak hanya dihadiri unsur internal, kegiatan ini juga mendapat perhatian dari pemerintah daerah. Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Sosial Kota Cilegon Lia Nurlia Mahatma, Kepala Bappeda Achmad Jubaedi, serta Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Cilegon Sakri Jasiman. Perwakilan dari Polres Cilegon juga turut hadir sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan kepemudaan.
Menurutnya, kegiatan yang digelar bukan hanya sekadar buka puasa bersama, melainkan bagian dari rangkaian program sosial selama Ramadhan.
“Terima kasih kepada semua pihak, termasuk Pemerintah Kota Cilegon yang telah mendukung berbagai kegiatan Ramadhan Karang Taruna, mulai dari santunan anak yatim, belanja baju untuk yatim, diskusi sosial, hingga silaturahmi internal organisasi,” ujar Saiful.
Ia menambahkan, rangkaian kegiatan Ramadhan Karang Taruna masih akan berlanjut. Dalam waktu dekat, pihaknya juga akan menggelar kegiatan berbagi takjil serta Sahur On The Road sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.
Saiful juga menegaskan bahwa suksesnya kegiatan tersebut tidak lepas dari kerja keras seluruh panitia dan pengurus yang terlibat dalam program Ramadhan Fest Karang Taruna Cilegon.
“Semua panitia sudah bahu-membahu menyumbangkan pikiran, tenaga, bahkan materi agar kegiatan ini dapat terlaksana. Semoga setiap lelah yang kita lakukan hari ini dibalas berlipat ganda oleh Allah SWT,” katanya.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kota Cilegon Edi Firmansyah menegaskan bahwa Ramadhan menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai solidaritas sosial sekaligus mempererat sinergi antara pemuda dan pemerintah daerah.
Menurutnya, Karang Taruna memiliki posisi strategis dalam menggerakkan potensi generasi muda di tengah masyarakat.
“Karang Taruna bukan sekadar organisasi sosial. Ini adalah wadah strategis untuk menggerakkan potensi pemuda, merumuskan gagasan, dan menghadirkan kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Cilegon,” ujar Edi.
Ia menambahkan bahwa kegiatan diskusi yang digelar bersamaan dengan bukber menjadi ruang terbuka bagi pemuda untuk menyampaikan ide dan gagasan yang konstruktif.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Disporapar Kota Cilegon Sakri Jasiman yang hadir mewakili Wali Kota Cilegon menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk terus bersinergi dengan Karang Taruna.
Menurut Sakri, organisasi kepemudaan memiliki peran strategis dalam pengembangan potensi generasi muda, baik dalam bidang sosial, ekonomi kreatif, maupun pemberdayaan masyarakat.
“Disporapar siap bersinergi dengan Karang Taruna Cilegon di bawah kepemimpinan Edi Firmansyah. Karang Taruna memiliki peran penting dalam pengembangan potensi pemuda di Kota Cilegon,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh organisasi perangkat daerah akan terus mendukung visi pembangunan Kota Cilegon di bawah kepemimpinan Wali Kota Robinsar dan Wakil Wali Kota Fajar Hadi Prabowo.
“Di bawah kepemimpinan kepala daerah, kita bersama-sama mewujudkan visi Cilegon JUARE, yaitu Jujur, Amanah, dan Religius. Kolaborasi program antara Disporapar dan Karang Taruna akan terus kita dorong,” tegasnya.
Diskusi kepemudaan yang menjadi bagian dari kegiatan tersebut juga membahas sejumlah isu strategis, mulai dari pemberdayaan sosial masyarakat, pengembangan ekonomi kreatif pemuda, hingga penguatan kolaborasi antara organisasi kepemudaan dan pemerintah daerah.
Kepala Dinas Sosial Kota Cilegon Lia Nurlia Mahatma memberikan apresiasi terhadap konsistensi Karang Taruna dalam menjalankan peran sosial di tengah masyarakat.
“Karang Taruna adalah mitra strategis pemerintah dalam penguatan kesejahteraan sosial. Dengan jaringan hingga tingkat kelurahan, Karang Taruna memiliki potensi besar untuk menggerakkan berbagai program sosial,” katanya.
Senada dengan itu, Kepala Bappeda Kota Cilegon Achmad Jubaedi menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam proses pembangunan daerah.
Menurutnya, pemuda harus ditempatkan sebagai subjek pembangunan yang aktif menyampaikan gagasan dan inovasi.
“Pemuda harus menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah. Forum diskusi seperti ini diharapkan melahirkan gagasan-gagasan konstruktif untuk kemajuan Kota Cilegon,” ungkapnya.
Acara kemudian ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Momentum tersebut menjadi simbol kuatnya sinergi antara pemuda, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam membangun masa depan Kota Cilegon.
Melalui kegiatan ini, Karang Taruna Kota Cilegon berharap semangat kolaborasi yang telah terbangun dapat terus diperkuat, sehingga generasi muda mampu menjadi motor penggerak perubahan sosial yang positif, kreatif, dan produktif bagi kemajuan Kota Cilegon.
(Yan/Red*)


Posting Komentar